Laporan : Busiri Korwa
BIAK, tabloidpapuabaru.com – Komunitas musik kontemporer Kosmik menggelar penampilan perdana bertajuk Simponi Wampasi dalam rangkaian Biak Fest Music Week (BFMW) 2026, yang berlangsung di Kabupaten Biak Numfor, Minggu (6/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum awal komunitas untuk memperkenalkan eksistensinya sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Koordinator kegiatan, Hence Rumbewas, mengatakan Simponi Wampasi diselenggarakan melalui kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju Festival Budaya Biak Munara Wampasi (FBMW) 2026.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda Biak untuk menunjukkan potensi dan kreativitas mereka melalui karya musik yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Simponi Wampasi merupakan langkah awal kami untuk memperkenalkan Komunitas Kosmik kepada pemerintah dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak Biak memiliki talenta yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Hence.
Ia menjelaskan, konsep pertunjukan musik secara langsung di destinasi wisata maupun ruang-ruang publik sengaja dipilih sebagai upaya menghidupkan kawasan wisata sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurut Hence, kehadiran pertunjukan musik di lokasi wisata diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi para pelaku UMKM, khususnya pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
“Ketika ada pertunjukan musik, masyarakat akan datang berkumpul. Hal ini tentu memberikan peluang bagi mama-mama yang berjualan untuk meningkatkan pendapatan mereka,” katanya.
Selain menghadirkan hiburan, Kosmik juga berkomitmen mempromosikan destinasi wisata Biak melalui dokumentasi setiap penampilan yang akan dipublikasikan di berbagai platform digital, seperti YouTube, TikTok, dan media sosial komunitas.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperkenalkan potensi wisata Biak kepada masyarakat luas sehingga para wisatawan yang akan menghadiri Festival Budaya Biak Munara Wampasi 2026 telah memiliki referensi destinasi wisata yang layak dikunjungi.
“Harapan kami, sebelum festival budaya berlangsung, masyarakat di luar Biak sudah mengenal berbagai objek wisata yang ada di daerah ini melalui konten-konten yang kami buat,” jelasnya.
Saat ini Komunitas Kosmik beranggotakan sekitar 42 orang, dengan 15 hingga 20 orang di antaranya tergabung dalam kepengurusan. Komunitas tersebut terbuka bagi seluruh pelaku seni musik tanpa membatasi genre, mulai dari band, penyanyi solo, rapper, hingga kolaborasi dengan komunitas line dance.
Pada penampilan perdana Simponi Wampasi, panggung diisi oleh dua grup band, satu penampil rap, sejumlah penyanyi solo, serta penampilan spontan dari anggota komunitas.
Ke depan, Kosmik juga berencana menjalankan program pembinaan musik di sekolah-sekolah melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor. Program tersebut bertujuan memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat di bidang musik sekaligus membangun kreativitas generasi muda.
“Kami ingin membuka kesempatan bagi adik-adik yang memiliki minat di dunia musik, baik sebagai penyanyi, pemain musik maupun rapper. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan berkarya,” ungkap Hence.
Ia menambahkan, musik diharapkan menjadi media pembinaan karakter sekaligus alternatif kegiatan positif bagi generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
“Kami ingin anak-anak muda melihat bahwa musik dapat menjadi wadah kreativitas yang menyenangkan dan bermanfaat, sehingga mereka lebih memilih berkarya daripada terlibat dalam aktivitas negatif,” tuturnya.
Kosmik juga menyatakan kesiapannya mendukung berbagai agenda strategis Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, termasuk rencana penyelenggaraan pameran bertema Pasifik yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.***






