JAYAPURA-tabloidpapuabaru.com,- Ketua DPD Barisan Relawan Jalan Perubahan ( Bara JP ) Papua, Moses Mandibondibo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah konkrit Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan membuka konektivitas antarwilayah di Papua.
Menurut Moses, pembangunan jaringan jalan strategis yang diperjuangkan Pemerintah Provinsi Papua merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, serta menekan tingginya harga kebutuhan pokok di daerah terpencil.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul audiensi Gubernur Papua bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Jakarta, Selasa (7/6/2026), terkait usulan pembangunan sembilan ruas jalan strategis di Papua.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa konektivitas darat menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi keterisolasian wilayah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Langkah Gubernur Papua ini sangat tepat karena pembangunan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi bagaimana membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di kampung-kampung,” ujar Moses Mandibondibo saat diwawancarai wartawan di Jayapura, terkait dukungan Bara JP kepada pemerintah Provinsi Papua, Selasa (7/7/2026).
Ia menilai, akses jalan yang baik akan memudahkan masyarakat membawa hasil kebun, hasil laut, maupun berbagai komoditas lokal menuju pusat perdagangan dengan biaya yang lebih rendah.
Sembilan ruas jalan strategis yang diusulkan Pemerintah Provinsi Papua meliputi Sumberbaba–Dawai di Kabupaten Kepulauan Yapen, Botawa–Koweda–Barapasi di Waropen, Burmeso–Koweda–Barapasi di Mamberamo Raya, Waibron–Depapre dan Warumbaim–Berap–Demta di Kabupaten Jayapura, Waena–Arso V di Keerom, Junction–Wardo di Biak Numfor, Kemiri–Depapre dua jalur, serta Jayapura–Sarmi dua jalur.

Moses menegaskan, pembangunan konektivitas tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat Papua yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan mahalnya biaya transportasi.
“Jika jalan semakin terbuka, maka pergerakan ekonomi masyarakat akan semakin kuat. Harga bahan pokok juga dapat ditekan karena biaya distribusi menjadi lebih murah,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Fakhiri dalam audiensinya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen mendukung program prioritas nasional, khususnya peningkatan konektivitas sebagai penggerak kemandirian ekonomi daerah.

Menurutnya, pembangunan koridor jalan dari Jayapura menuju Biak, Serui, Waropen, Nabire hingga Sarmi akan menjadi fondasi penting dalam menghubungkan wilayah pesisir, kepulauan, hingga kawasan pedalaman Papua.
Gubernur berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dapat mempercepat pembangunan sejumlah ruas jalan dan jembatan yang menjadi penghubung utama antarwilayah.
Ketua Bara JP Papua menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan Papua yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
“Bara JP Papua mendukung setiap kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat dan mendorong kemajuan Papua. Infrastruktur jalan adalah salah satu fondasi utama untuk mewujudkan Papua yang lebih baik,” tutup Moses Mandibondibo.***





