Laporan : Busiri Korwa
BIAK, tabloidpapuabaru.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Arius Mirino, memberikan apresiasi kepada seluruh sekolah dan dewan guru di Kabupaten Biak Numfor atas partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan Parade Yosim Pancar (Yospan) yang menjadi salah satu rangkaian Festival Biak Munara Wampasi 2026.
Parade yang berlangsung selama penyelenggaraan festival pada 1–7 Juli 2026 tersebut dinilai menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam membina minat, bakat, dan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Papua.
“Partisipasi sekolah-sekolah sangat luar biasa. Ini tidak terlepas dari dukungan kepala sekolah dan para dewan guru yang telah mempersiapkan anak-anak kita untuk berprestasi, baik di bidang olahraga, seni, budaya maupun bidang lainnya,” ujar Arius Mirino saat diwawancarai tabloidpapuabaru.com, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, Parade Yospan tahun ini diikuti oleh 16 kelompok dari berbagai sekolah di Kabupaten Biak Numfor. Penampilan para peserta menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Festival Biak Munara Wampasi yang akan ditutup secara resmi oleh Bupati Biak Numfor pada malam harinya.
Arius mengajak masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Kota Biak, untuk hadir menyaksikan penampilan terbaik para pelajar sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian seni dan budaya daerah.
“Kami berharap masyarakat dapat hadir memberikan semangat kepada para peserta yang telah berlatih dan mempersiapkan diri dengan baik. Kehadiran masyarakat akan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai budaya daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Arius juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar Festival Budaya Asia Pasifik pada Oktober 2026. Kegiatan itu akan menjadi ajang promosi budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan olahraga berbasis potensi bahari.

Menurutnya, festival tersebut akan memadukan pertunjukan seni budaya, olahraga wisata, khususnya olahraga air, serta promosi destinasi wisata yang tersebar hingga ke pulau-pulau di Kabupaten Biak Numfor.
“Tarian merupakan bagian penting dari identitas budaya kita dan akan menjadi salah satu sajian utama. Sementara untuk olahraga, tidak hanya dipusatkan di Kota Biak, tetapi juga akan dilaksanakan di pulau-pulau sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan panorama yang dimiliki Biak Numfor,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, serta membuka peluang kerja sama dengan pemerintah pusat maupun mitra internasional agar Festival Budaya Asia Pasifik memiliki dampak yang lebih luas terhadap promosi daerah.
Arius juga mengajak generasi muda Biak Numfor untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan disiplin, serta aktif mengikuti berbagai kegiatan positif sebagai bekal menghadapi era generasi emas Indonesia.
“Kami ingin anak-anak muda terus mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki. Tidak hanya fokus pada satu bidang, tetapi berani mengeksplorasi kemampuan di bidang lain sehingga mampu menjadi generasi yang kreatif, berprestasi, dan siap membangun daerah di masa depan,” tegasnya.
Mengakhiri keterangannya, Arius Mirino menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, peserta, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Biak Munara Wampasi 2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan seluruh panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Berkat kebersamaan dan kerja sama semua pihak, Festival Biak Munara Wampasi yang berlangsung sejak 1 hingga 7 Juli 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses,” pungkasnya.***






