SARMI.Tabloidpapuabaru.com,- Tim Sukses Pasangan Calon bupati dan wakil bupati kabupaten Sarmi nomor urut 01, Dominggus Catue, M.Kes dan H.Jumriati, SH, melakukan klarifikasi resmi di media masa terkait adanya salah satu masa pendukung atau warga masyarakat yang pada saat mengikuti kampanye DJ di lapangan Merdeka Sarmi sempat jatuh pingsan kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat namun tidak bisa tertolong dan mengakibatkan warga tersebut meninggal dunia.
Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 01 DJ, Adrian Roi Senis megakui bahwa kejadian tersebut memang benar dan itu diluar dugaaan tim paslon nomor urut 01. “ ya yang namanya kematian tidak seorangpun yang bisa mengetahui kapan dia dipanggil pulang oleh Yang Maha Kuasa,” beber Adrian saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Sarmi, Minggu, 24 November 2024.
Dijelaskan bahwa pada saat kampanye akbar paslon nomor urut 1 di lapangan merdeka Sarmi tanggal 23 November 2024, ribuan masyarakat datang dari kampung-kampung dan Distrik untuk mengikuti kampanye DJ, dan didalam kampanye itulah ada salah satu simpatisan atau warga yang jatuh pingsan kemudian warga melapor ke tim dan segerah diambil tindakan yaitu dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun takdir berkata lain warga tersebut tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
“ ya jadi sekitar jam 3 sore, kami mendapatkan informasi bahwa ada salah seorang jatuh pingsan lalu tim kami bersama warga menghubungi tim kesehatan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat atau puskesmas untuk mendapatkan pertolongan, namun Tuhan berkehendak lain, ibu tersebut meninggal dunia,” pungkasnya.
Untuk itu secara resmi Paslon nomor urut 01 menyampaikan berbela sungkawa yang sangat mendalam atas kepergian salah satu simpatisan kami paslon DJ, ini sungguh diluar dugaan kami, kami juga tidak menyangka akan terjadi seperti begini.
“kami pasangan DJ turut berbelangsungkawa yang mendalam, kiranya almarhuma diterima disisih Tuhan Yang Maha Kuasa dan Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya
Dikatakan, Timsus Dj telah bertemu langsung dengan keluarga yang berduka, untuk menyampaikan bela sungkawa yang mendalam, secara manusia ikut merasa sedih dan ikut merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga yang berduka. Timsus DJ juga membantu menyiapkan keperluan pemakaman dan lainnya.
Pada kesempatan itu, Tim Dj mengklarifikasi adanya informasih miring yang beredar di media social yang menyebutkan Kampanye DJ menelan korban dan Keluarga yang berduka minta uang 2 M. itu sama sekali tidak benar kami sudah bertemua langsung dengan pihak keluarga yang berduka dan keluarga menerima dengan baik serta keluarga iklas dengan kepergian almarhumah,” terang Ketua Tim Sukses DJ.
Untuk itu Senis menegaskan kepada oknum-oknum yang sengaja memainkan isu kematian almarhuma untuk kepentingan lain, itu pihaknya suda mengetahuinya.
“kami tegaskan bahwa oknum yang sengaja memanfaatkan situasi ini untuk kepentingannya kami tim sudah tau orangnya. Jangan buat akun-akun palsu lalu digunakan untuk melakukan propaganda melawan calon lain, cara-cara tersebut tidak baik, karena kami semua masyarakat Sarmi bertanggungjawab menjaga menciptakan demograsi yang aman dan damai,” ungkapnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada awak media masa, baik yang sudah terorganisir dengan baik maupun media social untuk stop membesar-bensarkan informasi ini.
“kami harap teman-teman media baik yang ada di Sarmi dan Jayapura agar dalam memberikan informasi kepada masyarakat harus sesuai fakta di lapagan atau konfirmasi kepada pihak-pihak yang berkompenten, sehingga tidak menimbulkan salah tafsir dari masyarakat.” Bebernya.
Ia berharap semua masyarakat dan stakeholder di Kabupaten Sarmi agar dalam masa tenang menuju hari pencoblosa 27 November untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing. ***






