• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home POLHUKRIM

Dinilai Gagal, Aktifis Anti Korupsi Minta Presiden Evaluasi Kinerja Auditor dan Penegak Hukum di Papua

by
6 Maret 2022
in POLHUKRIM
0
Dinilai Gagal, Aktifis Anti Korupsi Minta Presiden Evaluasi Kinerja Auditor dan Penegak Hukum di Papua
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.,PB,- Beredar informasi terkait adanya dugaan penyelewengan penggunaan dana Otsus Papua hingga mencapai 1,8 Trilliun sontak membuat masyarakat Papua jadi bertanya-tanya bahwa sesungguhnya apa yang terjadi, kenapa harus terjadi, siapa yang salah, dimana dan kemana sesungguhnya dana sebesar itu.

Dilansir dari beberapa media online ternama di tanah air, dugaan adanya penyelewengan penggunaan dana Otsus Papua tersebut disampaikan langsung oleh Karo Analis Baintelkam Polri, Brigjen Achmad Kartiko dalam rapat pimpinan Polri, Rabu (17/2) lalu. Achmadpun menyebut dugaan penyimpangan juga ditemukan BPK RI, dan total kerugian negara dalam dugaan penyelewengan dana Otsus Papua ditaksir mencapai 1,8 Trilliun.

Sekjen LSM Kampak Papua, Johan Rumkorem dalam release yang disampaikan pada media ini, Sabtu (20/2) kemarin, menyebutkan bahwa dana Otsus 1,8 Trilliun menjadi pertanyaan besar bagi para aktifis anti korupsi di Papua. Sesungguhnya ada apa dengan Kejaksaan, Kepolisian, BPKP, BPK dan Inspektorat sampai-sampai dana Otsus bisa “meluap” entah kemana, tidak dirasakan oleh orang asli Papua. Dan kalau benar dana Otsus sebesar itu, maka para auditor dan penegak hukum di Papua gagal total.

“Sudah berulang-ulang kali kami desak lembaga auditor seperti BPKP, penegak hukum seperti Kepolisan dan Kejaksaan. Tapi yang terjadi adalah institusi-institusi tersebut tidak serius dalam menangani kasus-kasus tindak pidana korupsi yang sumber dananya Otsus. Modus yang dimainkan adalah kalau kepala daerah atau pejabat siapa saja ditangkap akan terjadi konflik sosial hingga berujung pada tindakan Papua merdeka,” bilang Johan dalam releasenya.

Menurut Johan, sejatinya hal-hal tersebut merupakan cara pandang yang salah. Justru akan membuka ruang bagi para maling merampok uang negara. Tidak perlu jadikan konflik sebagai alasan, karena konflik di tanah Papua merupakan hal yang biasa dan selalu terjadi.

“Sejak kami belum lahir, yang namanya konflik itu sudah terjadi. Dana-dana yang dikucurkan dari pusat ke provinsi hingga ke kabupaten/kota sudah menjadi incaran para elit di Jakarta dan oknum pejabat Papua sendiri. Tidak perlu Jakarta ribut soal dana Otsus Papua karena dari awal sudah salah sistemnya, banyak dana Otsus “meluap” ke tempat lain,” ujarnya.

Lanjutnya, mengherankan karena data intelejen dana Otsus senilai 1,8 Trilliun. Dan apabila benar berarti sistem pencegahan di Papua juga gagal total. Sistem audit dan penanganan hukum di Papua gagal total karena tidak efektif, tidak tertib, tidak transparan dan tidak efisien. Oleh sebab itu Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi total kinerja auditor dan penegak hukum di Papua.

“Terjadi proses pembiaran sistem oleh pihak auditor dan juga penegak hukum sehingga pemerintahan di Papua “gemuk” dan “tidak sehat” fungsinya, dan hal seperti ini yang dapat merugikan keuangan negara. Semestinya ada langkah-langkah pencegahan dari awal, namun yang terjadi adalah tindakan pencegahan dibiarkan oleh karena ada kepentingan dan keuntungan yang dicari dari dana Otsus tersebut. Kasihan sekali karena masyarakat harus menderita, jadi lebih baik stop baku tipu sudah,” tutup Johan dalam releasenya. (Andi/Zes)

Previous Post

Bupati Jayapura Orang Pertama Divaksin Covid-19 Sinovac-BioTech

Next Post

Diduga 1,8 Trilliun Dana Otsus Diselewengkan, Kampak Papua Minta Pemerintah Pusat Transparan

Next Post
Ketua LSM Kampak Papua, Dorus Wakum dan Sekjen, Johan Rumkorem

Diduga 1,8 Trilliun Dana Otsus Diselewengkan, Kampak Papua Minta Pemerintah Pusat Transparan

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik

PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik

4 September 2026
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN-Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi Bersih

Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN-Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi Bersih

4 September 2026
Dari Persemaian ke Pesisir: 1.000 Bibit Mangrove Disiapkan untuk Menjaga Pantai Wauwo dan Habitat Mamoa

Dari Persemaian ke Pesisir: 1.000 Bibit Mangrove Disiapkan untuk Menjaga Pantai Wauwo dan Habitat Mamoa

4 September 2026
PLN UIP MPA dan UNIERA Perkuat Rehabilitasi Mangrove Pantai Wauwo untuk Lindungi Habitat Mamoa

PLN UIP MPA dan UNIERA Perkuat Rehabilitasi Mangrove Pantai Wauwo untuk Lindungi Habitat Mamoa

4 September 2026

Recent News

PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik

PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik

4 September 2026
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN-Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi Bersih

Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN-Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi Bersih

4 September 2026
Dari Persemaian ke Pesisir: 1.000 Bibit Mangrove Disiapkan untuk Menjaga Pantai Wauwo dan Habitat Mamoa

Dari Persemaian ke Pesisir: 1.000 Bibit Mangrove Disiapkan untuk Menjaga Pantai Wauwo dan Habitat Mamoa

4 September 2026
PLN UIP MPA dan UNIERA Perkuat Rehabilitasi Mangrove Pantai Wauwo untuk Lindungi Habitat Mamoa

PLN UIP MPA dan UNIERA Perkuat Rehabilitasi Mangrove Pantai Wauwo untuk Lindungi Habitat Mamoa

4 September 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In