• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home PAPUA

Sekolah Melaksanakan Kurikulum Merdeka Belajar

by
23 Mei 2022
in PAPUA
0
Sekolah Melaksanakan Kurikulum Merdeka Belajar

Umi Muri, S. Pd, Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan UNCEN 2021

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Umi Muri, S. Pd, Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan UNCEN  2021

 Menurut  Nadiem Makarim, merdeka belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan agar siswa dan mahasiswa bisa memilih pelajaran yang diminati. Hal ini dilakukan pada siswa dan mahasiswa bisa mengoptimalkan bakatnya dan bisa memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bagi bangsa. Khususnya siswa di sekolah menengah atas dapat memilih pelajaran yang diminati ataupun yang disukai tanpa adanya tekanan dari orang tua ataupun terpaksa memilih mata pelajaran sesuai dengan jurusan yang dipilihnya sendiri. Merdeka belajar memberikan keleluasaan bagi siswa dalam mengambil mata pelajaran yang disukai sesuai dengan minat dan bakatnya.

Kurikulum merdeka belajar juga memberikan tiga keunggulan mendasar bagi guru, siswa dan sekolah. Pertama materi yang diajarkan lebih sederhana dan mendalam, esensial serta pengembangan kompetensi peserta didik sesuai fasenya. Materi yang diajarkan menggunakan bahasa yang sderhana dan dapat dipahami oleh peserta didik, mengimpementasikan materi ajar sesuai dengan kondisi lingkungan di masa sekolah atau siswa berada. Para guru juga memilki kesempatan untuk mendalami materi pelajaran dan tidak terburu – buru untuk pindah ke materi berikutnya.  Guru tidak lagi memberikan materi yang singkat, padat dan jelas karena mengejar sisa materi yang belum terselesaikan dalam satu semester tahun ajaran.

Kedua, dalam kurikulum merdeka belajar, tidak ada peminatan atau jurusan pada sekolah menengah atas ( SMA ). Peserta didik dapat memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat dan aspirasinya dalam dua tahun masa SMA. Peserta didik dapat memilih mata pelajaran apa saja yang di kelas X ( sepuluh ) dan XI ( sebelas ) tanpa ada pembagian jurusan di kedua tingkatan kelas tersebut. Memberikan keleluasaan bagi guru dalam mengajar sesuai tahapan pencapaian dan perkembangan peserta didik. Guru menyesuaikan tahapan pemahaman dan perkembangan peserta didik dalam pembelajaran. Sekolah diberikan kewenagan dalam mengembangkan dan mengelolah kurikulum sesuai dengan karakteristik sekolah. Sekolah mempunyai kewenangan penuh dalam menyusun kurikulum dengan melihat pada keunikan atau ciri khas dari  sekolah tersebut.

Ketiga, dalam pengembangan kurikulum merdeka belajar lebih relevan dan interaktif. Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan berbasis proyek di dalam kelas. Peserta didik akan mendapat ketrampilan  yang dibutuhkan saat lulus sekolah. Peserta didik dapat mengapresiasikan pembelajaran dengan berkerjasama atau berkolaborasi dengan teman sekelas untuk menghasilkan suatu materi pelajaran. Dengan pembelajaran berbasis pengalaman, peserta didik dapat lebih mudah memahami suatu konsep pelajaran. Pengalaman yang didapati membuat para peserta didik mampu mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya ke masa depan. Selain untuk kemampuan juga bermanfaat untuk pendidikan karakter peserta didik. Karakter peserta didik akan dibangu dengan proyek – proyek bersama teman – teman dan guru. Proyek yang dapat dilakukan adalah proyek lingkungan, kebinekaan untuk membangun rasa toleransi, kesehatan untuk mengerti dampak kesehatan, literasi digital lainnya.

Kurikulum merdeka belajar telah diluncurkan, namaun sekolah tidak dipaksakan untuk segera mengaplisikasikan dalam proses KBM. Sekolah yang merasa belum siap berubah boleh tetap menggunakan Kurikulum 2013. Sekolah juga diperbolehkan memilih kurikulum darurat bila belum berani melakukan perubahan pembelajaran secara menyeluruh. Kurikulum merdeka balajar bagi guru memberikan keleluasaan untuk berkreasi dalam mengajar, cukup efktif membnatu memetakan kebutuhan siswa, menyusun metode dan strategi pembelajaran sesuai minat dan bakat peserta didik.

Kurikulum merdeka belajar diterapkan pada semua jenjang pendidikan baik dari tingkat PAUD, SD / MI , SMP / MTs , SMA / MA maupun SLB di seluruh Indonesia. Kurikulum merdeka belajar memberikan nuansa baru bagi peserta didik, para guru dan sekolah dalam pendidikan di Indonesia. **

Previous Post

LEMAHNYA MOTIVASI BELAJAR SISWA

Next Post

Keluarga Guru Vincent Fatem,S.Pd Ucapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Terkasih Ny. WW Kambuaya

Next Post
Keluarga Guru Vincent Fatem,S.Pd Ucapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Terkasih Ny. WW Kambuaya

Keluarga Guru Vincent Fatem,S.Pd Ucapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Ibunda Terkasih Ny. WW Kambuaya

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PUPR Kota Jayapura Rencanakan Penanganan Banjir Menyeluruh, Terkendala Anggaran dan Kesadaran Warga

PUPR Kota Jayapura Rencanakan Penanganan Banjir Menyeluruh, Terkendala Anggaran dan Kesadaran Warga

18 April 2026
PLN UIP MPA Terapkan Clean Energy Day, Langkah Hijau Setiap Jumat Dukung Ketahanan Energi dan Pengurangan Emisi

PLN UIP MPA Terapkan Clean Energy Day, Langkah Hijau Setiap Jumat Dukung Ketahanan Energi dan Pengurangan Emisi

18 April 2026
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

17 April 2026
Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

17 April 2026

Recent News

PUPR Kota Jayapura Rencanakan Penanganan Banjir Menyeluruh, Terkendala Anggaran dan Kesadaran Warga

PUPR Kota Jayapura Rencanakan Penanganan Banjir Menyeluruh, Terkendala Anggaran dan Kesadaran Warga

18 April 2026
PLN UIP MPA Terapkan Clean Energy Day, Langkah Hijau Setiap Jumat Dukung Ketahanan Energi dan Pengurangan Emisi

PLN UIP MPA Terapkan Clean Energy Day, Langkah Hijau Setiap Jumat Dukung Ketahanan Energi dan Pengurangan Emisi

18 April 2026
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

17 April 2026
Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

17 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In