JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Pemerintah Kota Jayapura mulai melakukan pembongkaran dan normalisasi saluran drainase sepanjang kurang lebih 350 meter di kawasan Jalan Percetakan.
Langkah ini ditempuh untuk merespons banjir yang berulang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah kota.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bidang Sumber Daya Air (SDA) atas instruksi langsung Wali Kota Jayapura, menyusul tingginya keluhan warga yang terdampak genangan.
Staf di bidang SDA Dinas PUPR Kota Jayapura Adi kepada wartawan papuabaru.com menyampaikan, saluran lama mengalami pendangkalan dan penyumbatan cukup parah sehingga kapasitas tampung air menurun signifikan.

“Kurang lebih 350 meter yang kita bongkar dan benahi. Fokusnya normalisasi agar aliran air kembali lancar dan tidak meluap ke badan jalan maupun permukiman warga,” ujarnya.
Pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh dinas tanpa melibatkan kontraktor pihak ketiga. Anggaran yang digunakan difokuskan pada pembiayaan operasional alat berat dan tenaga kerja lapangan.

“Kita kelola langsung dari dinas, khususnya bidang SDA. Biaya diarahkan untuk sewa alat berat dan para pekerja lapangan,” katanya.
Meski demikian, langkah ini dinilai baru sebatas penanganan teknis jangka pendek. Persoalan banjir di Kota Jayapura bukan kali pertama terjadi. Sejumlah titik rawan genangan selama ini kerap dikeluhkan warga akibat sistem drainase yang tidak optimal dan minimnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah kota juga mengakui faktor perilaku masyarakat turut memperparah kondisi, terutama kebiasaan membuang sampah ke saluran air.
“Kami berharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan rutin membersihkan selokan di depan bangunan masing-masing. Tanpa partisipasi warga, upaya pemerintah tidak akan maksimal,” tegasnya.(JK)






