JAYAPURA. tabloidpapua.com,-.Pemilihan Gubernur Provinsi Papua sudah semakin dekat atau tinggal 1bulan lagi, 27 November 2024 waktu Pencoblosan tiba.
Ketua Umum Gerakan Rakyat Cinta Indonesia, (GERCIN), HYU sapaan akrab dari Hendrik Yance Udam tokoh nasional yang juga adalah tokoh politik anak Tabi, saat ditemui di salah satu hotel di Kota Jayapura Kamis 10 Oktober 2024 mengatakan bahwa, Pasangan Gubernur
dan Wakil Gubernur Papua Yaitu Dr.Benhur Tomy Mano (BTM ) dan Yermias Bisay (YB ) adalah merupakan dua putra terbaik Papua asal Tanah Tabi dan Tanah Saireri yang akan maju dalam pilkada Gubernur Provinsi Papua. 2024-2029.
Untuk itu HYU tegaskan, sudah saatnya anak Tabi dan anak Saireri menjadi Gubenur dan wakil Gubernur Provinsi Papua.
” saya menilai BTM dan YB adalah merupakan pasangan terbaik serta pilihan terbaik rakyat saat ini untuk menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Papua” Ungkap HYU.
Menurut HYU kedua tokoh tersebut adalah merupakan reprensentatif masyarakat adat Tabi dan Saireri di Pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Papua.
Dimana saat ini kebijakan politik negara sudah memberikan ruang ruang politik yang sangat luas bagi suku suku orang asli Papua yang mendiami 7 wilayah adat Di Tanah Papua dengan menjadikan Tanah Papua menjadi 6 Provinsi.
Hal ini dipandang baik oleh negara sebab negara melihat bahwa kalau papua satu provinsi saja maka potensi konfliknya akan sangat tinggi dan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan politik di Tanah Papua sehingga bisa berdampak pulah terhadap stabilitas keamanan dan politik nasional.
” untuk itu saya tegaskan kepada seluruh anak tabi-saireri jangan kita menjual hak kesulungan kita dengan sekeping uang perak dan secangkir kacang merah, ingat itu jangan menjadi penonton setia di negerinya sendiri, tegas HYU.
” Saya berikan contoh, Saat alm. Yaap Salossa memimpin Papua pada waktu itu, maka semua anak anak suku tertentu yang mendominasi pemerintahan.
begitu pula Barnabas Suebu menjadi Pemimpin Papua maka semua anak anak suku tertentu yang mendominasi pemerintahan.
hal yang sama saat alm. Lukas Enembe memimpin Papua juga didominasi suku tertentu dalam pemeritahan., ” Pungkasnya.
Oleh sebab itu untuk mengurangi potensi konflik vertikal dan horizontal sesama anak anak Papua dan masyarakat nusantara maka pemekaran provinsi adalah salah satu solusinya.
sehingga suku suku yang mendiami 7 wilayah adatnya untuk kembali membangun daerahnya dan menjadi pemimpin di daerah tersebut.
agar jangan ada satu suku yang mendominasi pemerintahan dan politik di satu provinsi.
atau suku yang kuat akan memakan suku yang lemah di daerah tersebut
Dan saat ini wilayah adat Tabi dan Saireri sudah menjadi satu provinsi maka wajib hukumnya anak Tabi dan Saireri harga mati harus menjadi pemimpin di Provinsi Papua.
Untuk itu Doktor Benhur Tomy Mano dan Yermias Bisay SH yang adalah putra Terbaik Tanah Tabi Dan Tanah Saireri Sudah Sangat Siap menjadi Pemimpin Papua.
Karena dua tokoh tersebut adalah merupakan pasangan yang sangat serasi dan elegan.
Doktor Benhur Tomy Mano Berasal dari Tanah Tabi dan pernah menjadi Walikota Jayapura Provinsi Papua Dua Priode.
serta Yermias Bisai dari wilayah adat Saireri yang juga pernah menjadi Bupati dua Priode di Kabupaten Yapen Provinsi Papua.
Oleh sebab itu saat ini saya serukan kepada masyarakat adat Tanah Tabi dan masyarakat Adat Tanah Saireri serta masyarakat Nusantara yang mendiami dua wilayah adat tersebut.
Untuk itu jangan ragu ragu memilih pasangan Dr. Benhur Tomy Mano putra terbaik Tanah Tabi Dan Yermias Bisay SH Putra terbaik tanah Saireri Nomor urut 1 untuk menjadi Gubernur Dan wakil Gubenur Provinsi Papua,”tutup HYU.. ***






