JAYAPURA-tabloidpapuabaru.com,- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (PI) ke-116 Tahun 2026 di Kota Jayapura, panitia bersama jemaat dan pemerintah menggelar aksi penanaman 100 pohon di Bhayangkara III, Distrik Jayapura Utara, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II sekaligus Plh. Sekda Kota Jayapura Abdul Majid, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua Klasis Jayapura RD. Siahaya, Ketua Jemaat GKI Getsemani Bhayangkara Pdt. Maria Toumahu, S.Th selaku tuan rumah, serta para pendeta dan jemaat se-Klasis Port Numbay Jayapura.

Ketua Panitia HUT PI ke-116, Pdt. Peter Lewir, S.Th., M.Si., kepada wartawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Pemerintah Kota Jayapura, Badan Pekerja Klasis Port Numbay, serta seluruh jemaat yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, penanaman 100 pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna teologis dan tanggung jawab iman.

“Penanaman pohon ini kami lakukan sebagai tanda kepedulian umat Tuhan yang mendiami Tanah Tabi. Ini adalah tanggung jawab iman kami. Ketika Allah menciptakan langit dan bumi, manusia ditempatkan untuk mengelola dan menjaga ciptaan-Nya. Karena itu, menanam pohon adalah bagian dari panggilan iman kami,” ujar Pdt. Peter Lewir.
Ia menegaskan, aksi ini juga merupakan ungkapan syukur jemaat karena hingga hari ini masyarakat Jayapura masih menikmati udara yang segar secara cuma-cuma.
“Kami menikmati udara segar, oksigen, tanpa membayar. Maka menanam pohon adalah tanda syukur kami kepada Tuhan atas anugerah itu,” tambahnya.
Lebih jauh, penanaman pohon ini menjadi simbol harapan bagi generasi penerus di Kota Jayapura agar tetap dapat merasakan lingkungan yang hijau dan sehat di masa mendatang.
Ketua Jemaat GKI Getsemani Bhayangkara Pdt. Maria Toumahu, S.Th., bersama warga jemaat dinilai sukses menjadi tuan rumah kegiatan yang sarat nilai iman dan kepedulian lingkungan tersebut.

Momentum HUT Pekabaran Injil ke-116 ini tidak hanya dirayakan melalui ibadah dan perayaan rohani, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata menjaga ciptaan Tuhan. Di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, gereja menunjukkan bahwa iman tidak berhenti di mimbar, tetapi bergerak menjaga bumi.
Tiga pesan utama yang ditegaskan dalam kegiatan ini adalah Tanggung jawab iman terhadap ciptaan Tuhan.
Ungkapan syukur atas udara dan alam yang masih dinikmati.
Warisan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus Kota Jayapura.
Semangat Hari Pekabaran Injil ke-116 di Kota Jayapura pun ditegaskan bukan hanya tentang mengenang sejarah masuknya Injil, tetapi juga tentang menghadirkan nilai Injil dalam tindakan nyata bagi bumi dan sesama. (JK)






