SUPIORI. tabloidpapuabaru.com, – Masyarakat Kabupaten Supiori, bersama pendukung, tim sukses dan relawan Heronimus Mansoben,SIP, M. Si, dan Drs. Hasrul Hasanudin Nunsi, M. Si, atau disingkat HERSAN bersuka cita dan bersyukur menyambut putusan Mahkama Konstirusi (MK) yang memutuskan Dismisal atau dalil aduan tidak dapat dilanjutkan karena kasus sengketa yang diadukan tidak cukup bukti atau sudah lewat batas tanggal pengaduan, sehingga MK memutuskan HERSAN menang di Pilkada Supiori.
Pembacaan putusan MK dilakukan secara serentak bersama sejumlah daerah lain di Indonesia bertepatan dengan perayaan hari keagamaan yaitu Injil masuk di Tanah Papua 5 Februari 1855 – 5 Februari 2025 di Pulau Mansinam.
Penetapan Herosimus Mansoben – Hasanudin sebagain bupati dan wakil bupati Kabupaten Supiori masa bakti 2025-2030 , pada tanggal 5 Februari 2025 di Jakarta membawa berkat tersendiri bagi masyarakat di Supiori yang dikenal Kota Injil itu.
Halhasil Bupati terpilih Heronimus Mansoben dikenal sebagai sosok anak muda yang berpenampilan sederhana, berjiwa sosial tinggi dan selalu aktif di Gereja.
Diketahui bahwa setelah putusan MK di Jakarta Calon Bupati dan wakil bupati terbang balik ke Biak dan selanjutnya dijemput oleh masyarakat pendukung dan selanjutnya melakuka konvoi kendaraan roda dua dan empat dikawal oleh mobil patwal menuju Supiori.
Setelah itu KPU Kabupaten Supiori pada tanggal 6 Februari melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pemenangan bupati dan wakil Bupati kabupaten Supiori. Dilanjutkan dengan agenda DPRD Supiori yaitu Menggelar Rapat Pleno Terbuka mensahkan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Supiori.
Bupati Terpilih Supiori Heronimus Mansoben dalam Konferensi Pers di Supiori menyampaikan Puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan karena atas penyertaan dan campur tangan Tuhan maka paslon no 3 terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Supiori.
Ia juga menyampaikan ucapan Terima kasih kepada pihak penyelenggara KPU dan Bawaalu, TNI/Polri ,Paguyuban, simpatisan, tim sukses, relawan, tokoh agama, hamba Tuhan, pemuda, perempuan dan masyarakat Supiori atas kerjasama yang baik sehingga proses pilkada di Kabupaten Supiori dapat berjalan dengan baik aman dan lancar.
Disebutkan bahwa pesta demokrasi tanggal 27 November 2024 telah berakhir dan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3 Hersan sebagai pemenang namun dirinya membuka diri bagi kedua calon yang tidak terpilih .
” Kami membuka diri, jikalau ada saran dan masukan yang baik kami siap menerima untuk bersama-sama membangun Kabupaten Supiori” Harapnya.
Heronimus juga sampaikan kepada relawan, koalisi dan masyarakat pendukung bahwa sejak ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati kabupaten Supiori dan sampai nantinya pelantikan maka istilah Hersan sudah tidak ada lagi, karena pertandingan sudah selesai dan yang ada kita masyarakat Supiori bersatu. Perbedaan politik sudah berlalu, mari kita bersatu saling mendukung.
Karena kami berdua tidak dapat jalan sendiri tanpa dukungan dari masyarakat dan staekholder.
” Saya berharap kepada seluruh masyarakat bahwa perbedaan politik sudah berlalu, tidak ada pemetaan, pemetaan antara paslon satu, dua dan tiga sudah tidak ada, mari kita menjadi satu. Kita dua sebagai orang tua yang nantinya melayani Kabupaten ini untuk kesejahteraan masyarakat, ” Terangnya.
Kita dua terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Supiori bukan untuk keluarga atau wilayah distrik dimana kita tinggal tetapi kita terpilih untuk seluruhnya.
Ia berharap adanya kerjasama dan dukungan dari semua masyarakat sehingga pembangunan Supiori lima tahun kedepan harus benar-benar membuat perubahan.
Pada kesempatan itu, Wakil bupati Hasanudin Nunsi menyampaikan puji syukur kepada Tuhan atas penyertaanNya sehingga bisa melewati tahapan dan proses hingga pada penetapan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Supiori.
” Ini menandakan bahwa kami berada di fase terakhir, dimana kemarin kita berselisih, kemarin kita berkompetisi, kemarin kita salah menduga kemarin kita saling curiga, maka hari ini semua kita tuntaskan bahwa demokrasi memang membutuhkan kompetisi, demokrasi bukan untuk memecah bela, karena pemimpin yang baik harus melalui satu proses, mekanisme untuk menghasilkan pemimpin yang baik untuk masa depan Supiori.
Untuk itu Wabup berharap masyarakat Supiori kembali bersatu menjadi satu kesatuan yang utuh saling bergandengan tangan membangun Kabupaten Supiori yang kita cintai bersama. (Redaksi) ***






