• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Datang Dengan Putusan Pengadilan Nomor: 26/PDT/1993/PT. Irja dan Nomor: 48/PDT/G/1992/PN. JPR. Warga Kembali Palang Stadion Lukas Enembe

by
15 Juli 2021
in DAERAH
0
Datang Dengan Putusan Pengadilan Nomor: 26/PDT/1993/PT. Irja dan Nomor: 48/PDT/G/1992/PN. JPR. Warga Kembali Palang Stadion Lukas Enembe
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENTANI, TABLOID PAPUA BARU.COM,- Stadion Lukas Enembe kembali di palang pemilik hak ulayat dari keluarga Daud Morrouw Ohee dan mengancam akan mengambil alih serta menduduki jika dalam waktu dua minggu belum menyelesaikan tuntutan ganti rugi atas tanah hak ulayat seluas 8 hektare di lokasi Stadion Lukas Enembe.

Aksi pemalangan ini karena tanah seluas 8 hektare yang dipakai membangun sarana Aquatik dan lapangan pemanasan yang dibangun di lokasi Stadion Lukas Enembe yang belum dilakukan pembayaran ganti rugi hak ulayat.

Puluhan warga ini tiba di depan Stadion Lukas Enembe sekitar pukul 10.30 WIT, dengan membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan “Tanah Adat Milik Daud Morrouw Ohee Seluas 8 Hektare, Putusan Pengadilan Nomor: 26/PDT/1993/PT. Irja dan Nomor: 48/PDT/G/1992/PN. JPR.

Selain memasang spanduk tersebut, massa juga memasang spanduk berukuran besar yang bertuliskan pernyataan sikap dari keluarga Daud Morrouw Ohee terkait tanah ulayat seluas 8 hektare di lokasi Stadion Lukas Enembe yang berisikan lima poin.

Perwakilan Keluarga Besar Daud Morrouw Ohee, Yulius Irianto Ohee, mengaku pihaknya melakukan aksi demo damai menuntut Pemerintah Provinsi Papua untuk segera membayar tanah ulayat seluas 8 hektare yang digunakan untuk membangun sarana Aquatik dan lapangan pemanasan jelang PON XX Tahun 2021 di Papua yang ada di lokasi Stadion Lukas Enembe.

“Kalau sempat lihat beberapa tahun lalu, kami ada berapa kali naikkan baliho dan spanduk yang sama itu untuk menyampaikan kepada pemerintah tentang hak kami yang belum diselesaikan. Karena kami lihat hari ini iven PON sudah mau mulai, tapi hak kami tak kunjung diselesaikan. Maka aksi ini kami lakukan untuk menyampaikan kembali kepada pemerintah agar tolong selesaikan hak dari keluarga kami,” kata Yulius Ohee yang juga Koordinator Aksi, kepada wartawan media online ini di depan Stadion Lukas Enembe, di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/7/2021).

Dirinya menegaskan, bahwa keluarga Daud Morrouw Ohee sangat mendukung pelaksanaan PON XX Tahun 2021 di Papua. “Pada intinya, keluarga kami mendukung pelaksanaan PON XX Tahun 2021 Papua. Namun disini juga kami ingin menyampaikan kepada pemerintah agar jangan abaikan hak keluarga kami dan segera selesaikan,” tegasnya.

“Karena keluarga kami ini menyampaikan aspirasi ini bukan situasional atau ada kepentingan lain. Mungkin karena melihat hal ini anggaran banyak, sehingga kita bikin aksi agar bisa dapat, jadi itu bukan tujuannya ya,” sambungnya.

Alasan pemalangan Stadion Lukas Enembe yang dilakukan oleh masyarakat pemilik hak ulayat dari Keluarga Daud Morrouw Ohee tersebut adalah karena belum terbayar nya hak ulayat mereka seluas 8 hektare yang digunakan untuk membangun sarana Aquatik dan lapangan pemanasan jelang PON XX Tahun 2021 di Papua yang ada di lokasi Stadion Lukas Enembe.

“Karena keluarga kami ini sudah berperkara sejak tahun 1992 dan 1993, lalu keputusan hukumnya bisa dilihat. Sejak tahun 1992 dan 1993 itu, kurang lebih sebanyak 26 kali sidang. Sehingga kami harap pemerintah jangan tutup mata dan kami mohon difasilitasi, untuk kita duduk bersama bagaimana hak kami ini bisa diselesaikan. Itu saja yang menjadi dasar dari keluarga kami melakukan aksi hari ini. Karena kami yakin kalau PON selesai, maka hak kami tidak akan pernah diselesaikan,” cetusnya.

Terkait persoalan ini pihak keluarga mereka telah membantu dan mendampingi pemerintah dari awal pelaksanaan pembangunan untuk seluruh pengerjaan, baik itu dari awal pembangunan pagar di lokasi Stadion Lukas Enembe, tetapi pemerintah tidak pernah menyelesaikan hak mereka hingga saat ini.

Bahkan pihak Pemprov Papua berjanji untuk memfasilitasi dan secepatnya menyelesaikan hak ulayat mereka.

“Hari ini kita lihat waktu sudah sangat dekat, dan aksi ini bukan menghalangi pelaksanaan PON. Tapi, aksi ini hanya untuk menyampaikan dan juga mengingatkan pemerintah agar tolong selesaikan hak kami. Karena jelas kami punya dasar hukum yakni, dua putusan dan kenapa tidak diselesaikan oleh pemerintah. Kalau ada hal-hal lain, silahkan fasilitasi untuk kita selesaikan bersama,” bebernya.

Lebih lanjut Yulius Ohee menyampaikan, jika permintaan mereka tidak ditanggapi oleh pemerintah Provinsi Papua, maka mereka akan melakukan aksi pemalangan dan mengambil alih serta menduduki tanah yang sudah dibangun venue aquatik dan lapangan pemanasan jelang PON XX 2021 Papua.

“Kami kasi deadline waktu dua minggu, jadi dua pekan kemudian keluarga kami pasti duduki. Kita akan pasang tenda dan kita suruh anak-anak dan istri kita masak atau makan di atas ini. Kalau perlu kita cangkul ulang untuk kita pergi berkebun disini. Karena di lokasi stadion ini merupakan areal berkebun kita,” tukasnya. (EWAKO)

Previous Post

Kasus Baru Corona di Kabupaten Jayapura Bertambah 71 saat Hari Pertama PPKM Mikro

Next Post

Bupati Tolikara Usman Wanimbo Serahkan 483 SK CPNS Formasi 2018 dan 2013

Next Post
Bupati Tolikara Usman Wanimbo Serahkan 483 SK CPNS Formasi 2018 dan 2013

Bupati Tolikara Usman Wanimbo Serahkan 483 SK CPNS Formasi 2018 dan 2013

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wartawan Apresiasi Promo Kuliner Kemerdekaan Suni Hotel Abepura, Dinilai Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Wartawan Apresiasi Promo Kuliner Kemerdekaan Suni Hotel Abepura, Dinilai Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

27 Juli 2026
Suni Hotel Abepura Luncurkan Berbagai Promo Kuliner Kemerdekaan di Braza Sky Lounge

Suni Hotel Abepura Luncurkan Berbagai Promo Kuliner Kemerdekaan di Braza Sky Lounge

27 Juli 2026
Ketua Gercin Saireri, Elly Mandibondibo Ajak Hormati Hasil Mubes Kainkain Karkara Byak 2019 dan Dukung Manfun Apolos Sroyer Perkuat Persatuan Masyarakat Biak

Ketua Gercin Saireri, Elly Mandibondibo Ajak Hormati Hasil Mubes Kainkain Karkara Byak 2019 dan Dukung Manfun Apolos Sroyer Perkuat Persatuan Masyarakat Biak

27 Juli 2026
Menyambut HUT RI Ke 81, Kepala Suku Pegunungan Tengah Lapago Wilayah Biak-Supiori, Tomy Kogoya Gelar Bhakti Sosial  dan Ajak Warga Dukung Pembangunan Papua

Menyambut HUT RI Ke 81, Kepala Suku Pegunungan Tengah Lapago Wilayah Biak-Supiori, Tomy Kogoya Gelar Bhakti Sosial  dan Ajak Warga Dukung Pembangunan Papua

27 Juli 2026

Recent News

Wartawan Apresiasi Promo Kuliner Kemerdekaan Suni Hotel Abepura, Dinilai Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Wartawan Apresiasi Promo Kuliner Kemerdekaan Suni Hotel Abepura, Dinilai Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

27 Juli 2026
Suni Hotel Abepura Luncurkan Berbagai Promo Kuliner Kemerdekaan di Braza Sky Lounge

Suni Hotel Abepura Luncurkan Berbagai Promo Kuliner Kemerdekaan di Braza Sky Lounge

27 Juli 2026
Ketua Gercin Saireri, Elly Mandibondibo Ajak Hormati Hasil Mubes Kainkain Karkara Byak 2019 dan Dukung Manfun Apolos Sroyer Perkuat Persatuan Masyarakat Biak

Ketua Gercin Saireri, Elly Mandibondibo Ajak Hormati Hasil Mubes Kainkain Karkara Byak 2019 dan Dukung Manfun Apolos Sroyer Perkuat Persatuan Masyarakat Biak

27 Juli 2026
Menyambut HUT RI Ke 81, Kepala Suku Pegunungan Tengah Lapago Wilayah Biak-Supiori, Tomy Kogoya Gelar Bhakti Sosial  dan Ajak Warga Dukung Pembangunan Papua

Menyambut HUT RI Ke 81, Kepala Suku Pegunungan Tengah Lapago Wilayah Biak-Supiori, Tomy Kogoya Gelar Bhakti Sosial  dan Ajak Warga Dukung Pembangunan Papua

27 Juli 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In