• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home PAPUA

Tancap SALIB MERAH di Warbon Biak, Simbol Larangan Keras, Tolak  Pembangunan Bandar Antariksa

by admin papua baru
7 Juni 2026
in PAPUA
0
Tancap SALIB MERAH di Warbon Biak, Simbol Larangan Keras, Tolak  Pembangunan Bandar Antariksa
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WARBON,BIAK.tabloidpapuabaru.com,- Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda Adat Byak bersama Dewan Adat Kainkain Karkara Byak dan keluarga pemilik hak ulayat menggelar aksi simbolik Tancap Salib Merah di Kampung Warbon, Kabupaten Biak Numfor, Jumat (5/6/2026).

Aksi yang berlangsung secara damai dan sarat makna adat tersebut dilakukan di lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Bandar Antariksa. Salib merah yang ditancapkan menjadi simbol penolakan masyarakat adat terhadap rencana pembangunan yang dinilai berpotensi mengancam keberadaan tanah adat, hutan, dan ruang hidup masyarakat setempat.

Dalam doa bersama dan penyampaian aspirasi di lokasi aksi, para pemuda adat menegaskan bahwa tanah adat bukan sekadar aset pembangunan, melainkan bagian dari identitas, sejarah, budaya, serta sumber kehidupan masyarakat Byak yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur.

Hal itu digaskan tokoh pemuda Adat Byak, Alex Abrauw sembari menilai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat penting bahwa perlindungan lingkungan hidup harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat. Hutan, laut, dan tanah Papua disebut sebagai satu kesatuan ekosistem yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup masyarakat.

Sementara itu pernyataan Dewan Adat Kainkain Karkara Byak, Manfun Apolos Sroyer dengan tegas  mengatakan bahwa setiap rencana pembangunan di wilayah adat harus mengedepankan penghormatan terhadap hak ulayat masyarakat serta mempertimbangkan aspek keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan perlindungan hak-hak masyarakat adat sebagai pemilik sah wilayah tersebut.

Sementara itu, keluarga pemilik hak ulayat  Mananwir (kepala suku) keret Abrauw, Marten Abrauw di Warbon menyatakan bahwa aksi Tancap Salib Merah merupakan bentuk komitmen mereka dalam menjaga dan mempertahankan tanah warisan leluhur dari berbagai ancaman yang dinilai dapat merusak lingkungan maupun menghilangkan hak-hak masyarakat adat.

Melalui aksi tersebut, Pemuda Adat Byak, Dewan Adat Kainkain Karkara Byak, dan keluarga pemilik hak ulayat menyerukan kepada pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan agar mendengarkan aspirasi masyarakat adat sebelum mengambil keputusan terkait pembangunan di wilayah adat.

Mereka menegaskan bahwa keselamatan lingkungan hidup dan perlindungan hak-hak masyarakat adat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan di Tanah Papua.

“Tanah adat bukan ruang kosong. Hutan Papua bukan untuk dikorbankan. Menjaga alam adalah menjaga masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam aksi tersebut.***

Previous Post

Gubernur MDF Ajak Bangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua Menuju PON 2028

Next Post

Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

admin papua baru

Next Post
Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kemensos Targetkan Pembangunan 4 Sekolah Rakyat di Papua Mulai Juli 2026

Kemensos Targetkan Pembangunan 4 Sekolah Rakyat di Papua Mulai Juli 2026

8 Juni 2026
Ketua Karang Taruna Provinsi Papua Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Hadirnya STIKIP Papua, Ini adalah Kebanggaan dan Amanah

Ketua Karang Taruna Provinsi Papua Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Hadirnya STIKIP Papua, Ini adalah Kebanggaan dan Amanah

8 Juni 2026
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak Numfor Perkuat Pelayanan Paspor dan Pengawasan Keimigrasian

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak Numfor Perkuat Pelayanan Paspor dan Pengawasan Keimigrasian

8 Juni 2026
Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

7 Juni 2026

Recent News

Kemensos Targetkan Pembangunan 4 Sekolah Rakyat di Papua Mulai Juli 2026

Kemensos Targetkan Pembangunan 4 Sekolah Rakyat di Papua Mulai Juli 2026

8 Juni 2026
Ketua Karang Taruna Provinsi Papua Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Hadirnya STIKIP Papua, Ini adalah Kebanggaan dan Amanah

Ketua Karang Taruna Provinsi Papua Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Hadirnya STIKIP Papua, Ini adalah Kebanggaan dan Amanah

8 Juni 2026
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak Numfor Perkuat Pelayanan Paspor dan Pengawasan Keimigrasian

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak Numfor Perkuat Pelayanan Paspor dan Pengawasan Keimigrasian

8 Juni 2026
Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

7 Juni 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In