WAENA, tabloidpapuabaru.com,- Suasana haru dan penuh sukacita mewarnai acara perpisahan dan pelepasan 50 siswa-siswi kelas VI SD YPK Yoka Baru Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di lingkungan sekolah, Waena.
Isak tangis siswa, orang tua, dan guru pecah saat prosesi pelepasan atribut sekolah serta penyerahan kembali siswa dari pihak sekolah kepada perwakilan orang tua. Lantunan lagu perpisahan yang mengiringi acara semakin menambah suasana emosional sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan selama enam tahun masa pendidikan para siswa.
Kepala SD YPK Yoka Baru, Herni Rumayomi, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga seluruh siswa dapat menyelesaikan pendidikan dasar dengan baik.

“Enam tahun memang terasa singkat. Namun demi masa depan yang lebih baik, kami harus melepas anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Herni dalam sambutan pada acara perpisahan dan pelepasan di halaman sekolah SD Yoka Baru pada, Selasa (2/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan kepada para lulusan agar menjaga nama baik almamater SD YPK Yoka Baru, terus belajar, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang baik di mana pun mereka melanjutkan pendidikan.
“Jadikan ilmu yang diperoleh di SD YPK Yoka Baru sebagai bekal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Selalu pegang teguh moto sekolah, ‘Bersama Yesus Kita Pasti Bisa’,” pesannya.

Herni juga mengingatkan para siswa untuk tetap disiplin, jujur, takut akan Tuhan, serta menghormati guru dan orang tua. Ia berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa.
“Jadilah anak-anak hebat yang membanggakan orang tua, suku, Papua, Indonesia, dan menjadi berkat bagi banyak orang,” tambahnya.
Sementara itu, kesan dan pesan perwakilan orang tua siswa, Zeth Alex Awak, mengatakan bahwa pertemuan enam tahun lalu saat mengantar anak-anak ke sekolah merupakan sebuah anugerah, dan perpisahan hari ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik.
“Perpisahan ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan anak-anak meraih cita-cita. Kami percaya Tuhan Yesus akan terus menyertai mereka,” ujarnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk terus mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan. Atas nama seluruh orang tua, Zeth menyampaikan permohonan maaf kepada para guru apabila selama proses pendidikan terdapat perkataan atau tindakan yang kurang berkenan.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru SD YPK Yoka Baru yang telah mendidik, membimbing, dan merawat anak-anak selama enam tahun.
“Kami mendoakan agar Tuhan senantiasa memberkati bapak dan ibu guru atas pengabdian yang telah diberikan kepada anak-anak kami,” tuturnya.
Acara perpisahan berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momen berharga bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, sekaligus menandai berakhirnya perjalanan mereka di SD YPK Yoka Baru. (Redaksi)**






