JAYAPURA,tabloidpapuabaru.com,- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelar Forum Koordinasi Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Tahun 2026, sebagai langkah memperkuat sinergi pembangunan sektor kelautan dan perikanan sekaligus mendorong hilirisasi industri hasil laut di Papua.
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menegaskan, sektor kelautan dan perikanan harus menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan hilirisasi, pembangunan infrastruktur perikanan, serta peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
“2026 menjadi momentum penting bagi transformasi pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Papua. Kita harus bergerak lebih cepat, lebih adaptif, inovatif, dan terintegrasi menghadapi tantangan global maupun dinamika ekonomi,” kata Fakhiri di Kota Jayapura, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, Papua memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar. Wilayah Papua yang berada di WPPNRI 717 mencakup Samudra Pasifik dan Teluk Cenderawasih dengan potensi sumber daya ikan sekitar 1,3 juta ton per tahun. Namun, pemanfaatannya hingga kini baru mencapai sekitar 235 ribu ton.
“Potensi besar ini mencakup komoditas unggulan seperti tuna, tongkol, cakalang, ikan pelagis, ikan karang, udang hingga rumput laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang sangat menjanjikan,” ujarnya.
Untuk mendukung hilirisasi, Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong pengembangan sarana dan prasarana perikanan, termasuk Pelabuhan Perikanan Hamadi di Jayapura, Pelabuhan Perikanan Waiya di Depapre, dan Pelabuhan Perikanan Fandoi di Biak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Iman Djuniawal, mengatakan forum ini menjadi wadah sinkronisasi program antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan kelompok nelayan.
“Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan solusi konkret bagi nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha perikanan,” kata Iman.
Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Papua optimistis sektor kelautan dan perikanan dapat menjadi fondasi ekonomi baru yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, memperkuat daya saing produk hasil laut Papua, serta membuka peluang investasi dan ekspor yang lebih luas. (*)





