JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com. Dinas Kesehatan Kota Jayapura menggelar pelatihan elektrokardiografi (EKG) bagi dokter dan perawat dari 14 puskesmas guna memperkuat deteksi dini penyakit jantung di layanan kesehatan dasar.
Pelatihan selama tiga hari ini menghadirkan fasilitator dari Ambulans Gawat Darurat 118 Jakarta yang terakreditasi nasional.

Kepala Bidang SDK Dinkes Jayapura, dr. Ishi Ayomi, MKM, menegaskan kemampuan membaca EKG penting untuk mengenali tanda gagal jantung secara cepat, sehingga pasien dapat segera ditangani atau dirujuk tepat waktu.
Program ini juga menjadi langkah awal peningkatan kualitas layanan, mengingat masih ada keterbatasan alat EKG di sejumlah puskesmas.
Pemkot Jayapura telah mengalokasikan anggaran melalui DAU dan Otsus 2026 serta merencanakan pengadaan alat tambahan pada 2027.

Diharapkan, pelatihan perdana ini mampu meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus menekan angka kematian akibat penyakit jantung di Kota Jayapura.pungkasnya (JK)






