JAYAPURA- tabloidpapuabaru.com,- Pemerintah Pusat mempercepat pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 dengan menurunkan 183 tenaga lapangan untuk melakukan verifikasi calon penerima bantuan di empat provinsi di Tanah Papua.
Kegiatan pembekalan bagi Koordinator Kabupaten/Kota dan Tenaga Fasilitator Lapangan resmi ditutup di Jayapura, Jumat (10/3). Oleh Ketua PPK Rumah Swadaya, PSU, dan Kawasan, Permukiman, Propinsi Papua JENNY.TIER,ST kepada wartawan media ini. Ia menyampaikan seluruh peserta dinyatakan siap menjalankan tahapan awal program, yakni verifikasi teknis terhadap calon penerima rumah layak huni.
Peserta berasal dari empat provinsi, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Sebelumnya, mereka telah melalui proses rekrutmen terbuka dan pelatihan intensif yang difasilitasi balai perumahan di daerah.
Dalam pembekalan tersebut, peserta menerima materi komprehensif terkait alur pelaksanaan BSPS, mulai dari verifikasi data hingga pendampingan pembangunan rumah layak huni. Verifikasi lapangan akan difokuskan pada data usulan pemerintah daerah serta aspirasi anggota DPR RI.
Usai pembekalan, para fasilitator langsung kembali ke wilayah tugas masing-masing untuk memastikan kelayakan calon penerima bantuan. Hasil verifikasi akan disusun dalam laporan resmi dan diajukan ke pemerintah pusat sebagai dasar penetapan penerima melalui Surat Keputusan (SK).
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menegaskan bahwa BSPS merupakan program tanpa pungutan biaya. Bantuan diberikan dalam bentuk material bangunan serta dukungan biaya tenaga kerja, bukan uang tunai.
Selain itu, program ini mengedepankan prinsip swadaya masyarakat. Penerima bantuan didorong berpartisipasi aktif, baik melalui tenaga kerja, pemanfaatan material lokal, maupun keterlibatan langsung dalam proses pembangunan.
BSPS 2026 ditargetkan menjadi salah satu program prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya di wilayah Papua.
Pemerintah berharap program ini mampu mendorong terciptanya rumah yang layak, sehat, dan aman, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(JK)






