• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home PAPUA

Usai Dilantik, Waket III DPR Papua Supriadi Laling Jenguk Korban Kekerasan Orang Tua

by admin papua baru
9 Januari 2025
in PAPUA
0
Usai Dilantik, Waket III DPR Papua Supriadi Laling Jenguk Korban Kekerasan Orang Tua
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com- Sehari setelah dilantik sebagai Wakil Ketua DPRP Papua, Supriadi Laling langsung berinisiatif menjenguk AS (5 tahun), korban penganiayaan dari orangtua angkatnya NS (36) dan istrinya JY (36).

“Saya prihatin atas kekerasan yang menimpa AS yang seyogyanya tidak terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh kedua pelaku sami istri di Organda, Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura beberapa hari lalu,” Ungkap Supriadi Laling usai menjenguk korban di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, Rabu (8/1/2025).

Supriadi merasa bangga karena kondisi korban saat ini tengah berangsur pulih saat dijenguk di Rumah Sakit Bhayangkara, serta pelaku pun tengah menjalani proses hukum di Polres Jayapura.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa mengunjungi dan melihat langsung kondisi adik AS yang sangat memilukan,” katanya.

Supriadi Lali melihat bekas luka di sekujur tubuh karena perlakuan yang sangat tidak manusiawi dari orangtua angkatnya apalagi korban yang masih usia 5 tahun.

Dari kejadian itu, Supriadi Lali mendesak pihak kepolisian untuk serius memberikan atensi hukum terhadap para pelaku agar mendapatkan efek jera dan mendapat pelajaran akan pentingnya melindungi hak-hak anak di Papua.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat menangani dengan serius kasus ini, sehingga keadilan bagi adik kita AS dapat terwujud. Saya percaya bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil sangat penting untuk melindungi anak-anak dari tindakan kekerasan. Selanjutnya juga ada efek jera bagi pelaku dan kita semua sadari akan pentingnya memenuhi hak-hak anak,” ujarnya.

Ke depan, lanjut Supraidi, akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga perlindungan anak, untuk memastikan implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak berjalan dengan baik di Papua.

Ia pun berharap pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan melaporkan kasus kekerasan terhadap anak.

“Meski kita berupaya agar kasus ini tidak hanya berhenti di proses hukum saja, tetapi partisipasi kita semua sangat diperlukan dalam mewujudkan kehidupan yang bahagia bagi anak-anak kita di Papua,” bebernya.

Ia mengimbau kepada para orangtua agar menjaga dan melindungi anak-anaknya dengan baik. Ia mengingatkan bahwa negara menjamin empat hak dasar anak, yaitu hak untuk hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak untuk dilindungi dari kekerasan, serta hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

“Saya pikir kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan hak – hak dasar anak terpenuhi secara maksimal, sehingga mereka bisa tumbuh dengan aman dan penuh rasa bahagia. Kita tidak ingin, jangan sampai setelah ini ada lagi anak-anak kita yang menjadi korban kekerasan yang tidak manusiawi seperti ini,” imbuhnya.(Redaksi/YY).

Previous Post

Sambut Tahun 2025, Hotel Suni Abepura Siapkan Promo Stay in Style January Deals

Next Post

Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, DPR Papua Berikan Dukungan

admin papua baru

Next Post
Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, DPR Papua Berikan Dukungan

Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, DPR Papua Berikan Dukungan

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

7 Juni 2026
Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

7 Juni 2026
Tancap SALIB MERAH di Warbon Biak, Simbol Larangan Keras, Tolak  Pembangunan Bandar Antariksa

Tancap SALIB MERAH di Warbon Biak, Simbol Larangan Keras, Tolak  Pembangunan Bandar Antariksa

7 Juni 2026
Gubernur MDF Ajak Bangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua Menuju PON 2028

Gubernur MDF Ajak Bangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua Menuju PON 2028

7 Juni 2026

Recent News

Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Dorong Peningkatan Pelayanan Keimigrasian

7 Juni 2026
Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

Pelantikan Panitia Temu Raya PKB GKI di Jayapura Bakal Dihadiri 21 Ribu Utusan

7 Juni 2026
Tancap SALIB MERAH di Warbon Biak, Simbol Larangan Keras, Tolak  Pembangunan Bandar Antariksa

Tancap SALIB MERAH di Warbon Biak, Simbol Larangan Keras, Tolak  Pembangunan Bandar Antariksa

7 Juni 2026
Gubernur MDF Ajak Bangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua Menuju PON 2028

Gubernur MDF Ajak Bangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua Menuju PON 2028

7 Juni 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In