SKYLAN.tabloidpapuabaru.com,- Hari ini Jumat 31 Oktober 2025 menjadi momen bersejarah di Provinsi Papua. Gubernur dan wakil Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri-Aryoko Rumaropen yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo beberapa waktu lalu, saat ini menggelar ibadah syukur dan Pesta Rakyat di halaman kantor gubernur Papua.

Putra terbaik Suku Biak Aryoko Rumaropen, pagi tadi sebelum menuju ke lokasi pesta rakyat kantor gubernur dok II Jayapura. Dilakukan prosesi adat Biak kepada wagub Papua AR.
Tidak sembarang dan sangat Sakral. Suku Biak di Tanah Tabi menggelar Upacara Adat pemberian Parang dan mengenakan atribut adat mahkota cenderawasi serta manik-manik kepada wakil gubernur Papua, Aryoko Rumaropen.

Upacara adat Biak itu dilakukan sebagai simbol Kekuatan Suku Biak dalam mendukung, menjaga dan melindungi putra terbaik pulau karang Biak itu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab melayani seluruh masyarakat di Provinsi Papua.
Wagub Papua Aryoko Rumaropen didampingi isteri tercinta tampak terharu dan tak kuasa menahan air mata saat prosesi adat berlangsung di kediaman Skylan, Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura Jumat, (31/10/2025).

Prosesi upacara adat dilakukan oleh kepala suku besar Biak di Tanah Tabi, (mankara babe Oser) Mananwir Dorus Awom dibantu oleh manfasfas, mananwaren dewan adat Biak atau dalam bahasa Biak disebut kainkain karkara byak.
Kepala suku Biak di Tanah Tabi , mananwir Dorus Awom dalam upacara prosesi adat itu menitip pesan penting kepada wakil gubernur Papua Aryoko Rumaropen ; Pertama adalah dengan pemberian parang kepada wagub adalah sebagai simbol Kekuatan dan keberanian juga melambangkan perlindungan, kesetiaan, komitmen dan loyalitas dalam melindungi semua masyarakat.

” rasine maseren nanggi ifnoek au ro marandan bedi ne, wapok fa wamgak awer, fararur pyum insama wasmai berkat ya,”
” hari ini Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai engkau, jangan kamu takut, kerja dengan baik sehingga menjadi berkat bagi sesama” ungkap mananwir Awom saat memimpin jalannya upacara adat tersebut.
Mananwir Dorus Awom lebih jauh menjelaskan bahwa pemberian Parang kepada wagub Papua AR, juga melambangkan sikap berani dalam mengambil keputusan di kantor jika nantinya melihat ada Hal-hal yang tidak beres di tempat kerja. Selanjutnya Bekerjalah dengan baik melindungi dan melayani masyarakat.
Pada kesempatan itu Wagub Papua AR menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Biak, para orang tua, keluarga, tokoh adat, relawan dan semua masyarakat yang hadir.***






