RANSIKI.tabloidpapuabaru.com,- Klasis GKI Ransiki, Manokwari Selatan, mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan Rapat Kerja (Raker) III Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, yang ditandai dengan kebaktian penyegaran iman dan pembubaran panitia.
Kegiatan itu berlangsung di alun-alun Kota Ransiki pada 12 Februari 2025. Dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai denominasi gereja, suku, dan agama.

Kebaktian penyegaran Iman menginspirasi dan menjadi momen penting dalam rangkaian pertumbuhan iman.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Dr. Rainer Scheunemann, M.Th, dengan mengangkat tema “Sebagai Pemenang untuk Melayani Tuhan dalam Kesehatian”.
Jemaat yang hadir tampak bersukacita mengikuti setiap rangkaian ibadah, mulai dari pujian dan nyanyian syukur yang dipimpin Pdt. E. Ayatonoi, S.Th, M.Th, sebagai pelayan liturgi ibadah hingga khotbah yang disampaikan menjadi penuh ucapan syukur dan sukacita dan rendahati karena segala pelaksanaan rapat kerja dapat berjalan dengan baik.

Setelah kebaktian, acara dilanjutkan dengan pembubaran panitia Raker III Sinode GKI di Tanah Papua. Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, ST, M.Si, yang juga merupakan ketua panitia.
Menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi seluruh anggota panitia. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini.
Sementara sambutan Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua diwakilkan oleh Pdt. Rosalie Wamafma, S.Th., M.Mis, anggota Badan Pekerja Sinode (BPS) Wilayah XII, mengajak seluruh jemaat untuk terus belajar menjadi rendah hati dan saling mendengarkan, serta menerima perbedaan pendapat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. “ Saya mengucapakan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan, badan pekerja klasis GKI Ransiki, 24 jemaat, denominasi gereja, komunitas dan suku, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi mendukung suksesnya Raker III Sinode GKI di Tanah Papua” Ujar Pdt. Rosa saat menyampaikan sambutan penutup.

Mengakhiri sambutannya, Pdt. Wamafma berharap agar Tuhan senantiasa memberkati seluruh masyarakat Manokwari Selatan dalam segala tugas dan tanggung jawab. Ia juga berharap agar anak-anak di Manokwari Selatan tumbuh menjadi generasi yang takut akan Tuhan dan terus berbangga diri menjadi anak-anak yang dikasihi.
Sebagai tanda resmi pembubaran panitia, Pdt. Rosalie Wamafma, M.Mis, mengumumkan pembubaran panitia Raker III Sinode GKI di Tanah Papua yang berlangsung di GKI Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan dengan memukul Tifa. Pengumuman ini disambut dengan sukacita oleh seluruh jemaat yang hadir.Kegiatan ini menjadi kesaksian bahwa segala sesuatu yang dimulai dengan baik akan berjalan dengan baik pula. Gereja terus mengevaluasi seluruh pekerjaannya demi kemajuan dan kesejahteraan umat.
.
“Tanda Heran Tuhan” – Pdt. Wamafma juga menyinggung tentang “Tanda Heran Tuhan” yang sedang berjalan di Kabupaten Manokwari Selatan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berjalan dalam tanda heran yang sudah dikerjakan oleh Tuhan. Mengakhiri acara, seluruh jemaat menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan atas berkat dan penyertaan-Nya selama pelaksanaan Raker III Sinode GKI di Tanah Papua. Mereka juga berdoa agar Tuhan senantiasa melimpahkan berkat kepada seluruh masyarakat Manokwari Selatan,tutupnya.(Redaksi)**






