JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,– Pemerintah Indonesia dan PNG telah melakukan Memorandum of Understanding atau nota kesepakatan (MoU) sejak tahun 2022 lalu dalam bidang Pendidikan melalui Universita Internasional Papua (UIP) Provinsi Papua- Indonesia.
Kerjasama bilateral kedua negara tersebut berjalan cukup baik hingga saat ini. Salah satu momen paling penting dalam dunia pendidikan ini kembali terjadi dimana, pemerintah Indonesia melalui UIP memberangkatkan 70 mahasiwa, 11 Dosen,2 staf untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 5 (lima) Kampung di Distrik Vanimo Green River, Provinsi West Sepik, Papua New Guinea.

Dari Pantauan Media Papua Baru pada Senin 8 Desember 2025, berlangsung seremoni pelepasan PLBN Skouw, Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Hadir dalam momentum bersejarah tersebut,;
Gubernur West Sepick, Mr. Tony Wou – Wou, Staf Konsulat RI – PNG, Paulus ; Kordinator Badan Perbatasan Wutung PNG, Mr. Eluida Amo; Asistem Sekda West Sefik Province, Mr. Roland Taile.;

Hadir juga lima kepala Kampung di Provinsi Wes Sepick , Mr. Rafael Tungla (Kepala Kampung Wutung), Mr. Markus Seki (Kepala Kampung Mussu), Mr. John Teki (Kepala Kampung Yako), Mr. Nikolas Tundu (Kepala Kampung Waromo) dan Mr. Robert (Kepala Kampung Lido).
Sementara dari Indonesia hadir , Ketua Yayasan Universitas Internasional Papua, Samuel Tabuni ; Rektor Universitas Internasional Papua, Dr.Izak Morin, MA; Kepala Administrator PLBN Skouw, Ni Luh Puspa; Kordinator Imigrasi PLBN Skouw, Marselinus A Mapau dan Sekertaris Badan Perbatasan Provinsi Papua Nyoman.

Mewakili Negara PNG, Gubernur West Sepick, Mr. Tony Wou – Wou dalam sambutannya menyampaikan senang dan apresiasi atas kerjasama pendidikan yang telah berlangsung antara pemerintah PNG dan Indonesia. “ kerja sama antara pemerintah Indonesia dan PNG, atau MoU ini telah terlaksana pada tahun 2022, untuk itu saya berharap kepada generasi muda Indonesia dapat melaksanakan KKN dengan baik,” ungkap Mr. Tony Wou – Wou dalam sambutannya.
Lebih jauh Gubernur West Sepick, Mr. Tony Wou – Wou, menyampaikan rasa senang dan bangga dengan adanya program kegiatan mahasiswa Papua Indonesia yang datang ke PNG provinsi west Sepik. Dengan adanya kehadiran mahasiswa UIP membawa dampak yang bermanfaat untuk pelayanan masyarakat di west Sepik.

Ia juga berharap mahasiswa UIP dapat memberikan pemahaman sumber daya manusia yang bermanfaat kepada masyarakat di west Sepik dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki sehingga kedepannya anak anak PNG juga bisa bersekolah di universitas universitas yang ada di Indonesia.
kehadiran UIP diharapkan juga dapat membawa perubahan yang baik kepada masyarakat dalam pendidikan. “kami berkomitmen untuk menjaga hubungan ini dengan baik sehingga bermanfaat untuk masa depan anak-anak kami,” tutupnya.
Sementara itu Asisten Sekda West Sefik Province, Mr. Roland Taile dalam moment tersebut mengatakan bahw hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Papua New Guinea ini yang pertama kali dilaksanakan, berupa kegiatan KKN dari Universitas Internasional Papua, dan kegiatan KKN ini mencangkup 5 Kampung.
“ saya berharap hubungan kerja sama dalam pendidikan ini dapat berlanjut dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia dari kedua negara,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, sambutan Staf Konsulat RI – PNG, Paulus menyampaikan apresiasi dan bangga atas Kerjasama kedua negara Indonesia dan Papua New Gunea. “ini merupakan suatu kehormatan bagi kita semua dalam rangka pelepasan program KKN dari Universitas Internasional Papua dan 70 orang mahasiswa ini akan tinggal di 5 Distrik di PNG momen ini akan membentuk setiap mahasiswa. Untuk itu diharapkan mahasiswa belajar komunitas dengan baik dengan masyarakat di lima kampung dengan melihat potensi mereka dari masyarakat PNG, untuk itu kami pesan hadapi tugas dengan rendah hati. Paling penting adalah Kegiatan KKN ini dapat membangunan hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Papua New Guinea,”harapnya.

Ditempat yang sama sambutan Samuel Tabuni selaku pendiri Yayasan,mengucapkan terima kasih kepada pemerintah PNG yang telah menjalin Kerjasama yang baik.
“saya tidak berbicara banyak, saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah West Sepick dan 5 (lima) Kepala Kampung Vanimo yang telah mendukung kegiatan KKN dari Universitas Internasional Papua dan pesan saya kepada mahasiswa ini merupakan pengalaman pertama kalian dapat melaksanakan KKN di Negara PNG dan kalian nanti dapat mengingatnya pada saat kalian tua nanti, untuk itu harapan saya mahasiswa kalian dapat melaksanakan KKN dengan sunguh – sunguh dan dapat mengikuti arahan dari dosen pembimbing ,” jelasnya.

Sambutan Pemerintah Provinsi Papua yang disampaikan oleh Sekertaris Badan Perbatasan Nyoman menyebutkan apa yang telah dilakukan oleh Universitas Internasional Papua UIP bagian dari MoU antara pemerintah Indonesia dan PNG di bidang Pendidikan, pemerintah Provinsi Papua mendukung program tersebut.
“kami berharap mahasiswa dan pendamping dapat dengan sungguh-sungguyk mengikuti KKN dengan baik dan membawa nama baik Indonesia,”harapnya.

Sementara itu sambutan Rektor Universitas Internasional Papua (UIP) Ir. Izak Morin, MA, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Papua New Guinea dan Pemerintah Provinsi Papua yang telah hadir dalam kegiatan pelepasan KKN Mahasiswa Universitas Internasional Papua.
“kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Weat Sepick PNG dan kepada Kepala Kampung yang telah menerima mahasiwa kami untuk melaksanakan KKN selama 1 minggu di lima Distrik Vanimo, PNG,” ujarnya.

Izak Morin berharap hubungan kerjasama anatar pemerintah Indonesia dan PNG dalam bidang pendidikan dapat berkelanjutan serta kegiatan KKN dari Universitas Internasional Papua yang pertama kali ini dapat berkelanjutan,”tutupnya.***






