SENTANI | Tabloidpapuabaru.com, Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Origenes Kawai tegaskan alas an yang melatarbelakangi Dewan Adat Suku Sentani (DASS) untuk melakukan deklarasi Mathius Awoitauw sebagai calon Gubernur Papua periode 2024-2029, karena Adat menilai MA sudah menjabat sebagai bupati jayapura selama dua periode. Selama dua periode ini adat melihat ada perubahan. Sehingga tidak ada salahnya Adat mendukung MA meju sebagai calon gubernur Papua.

Ketua DAS Sentani, Origenes Kaway, S.Th, usai deklarasi kepada para awak media mengatakan, bahwa Mathius Awoitauw adalah orang pintar dan hebat serta di nilai layak untuk menjadi Gubernur Papua. “orang pintar ya masih banyak tapi orang sederhana seperti saya dan Matius Awoitauw, SE. M.Si., tidak ada. Itu sebabnya saya tahu bahwa saya Pemimpin di Sentani dan selaku Ketua DAS Sentani, saya tahu orang Sentani siapa yang hebat, saya tahu juga siapa yang pintar dan juga yang kelakuannya tidak baik.
“Kalau orang pintar kelakuannya tidak baik dan tidak bisa memberikan sesuatu bagi rakyatnya serta mempersembahkan sesuatu bagi rakyatnya. Saya pikir sama saja, mungkin rakyat biasa lebih baik daripada mereka, jadi kalau hari ini kami datang Kami punya tujuan cuma satu saja, kami mau supaya anak – anak kami, generasi muda kami, ke depan mereka juga bisa jadi Gubernur di Provinsi Papua itu aja yang melatar belakangi kami DAS Sentani melakukan Deklarasi kepada Calon Gubernur kami,” kata Kaway bersemangat.
Lebih jauh Orgenes Kaway yang akrab di sapa OK itu menambahkan, saat ini merupakan waktunya Tuhan, dimana Provinsi Papua baru – baru ini terjadi Pemekaran Empat (4) Provinsi maka ini menjadi berkat bagi kita, semua yang bersaing hari ini untuk bakal calon Gubernur kan Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura saja, selain dari itu tidak ada lagi.
“Yang menentukan suara terbanyak Kabupaten Jayapura dan Kota. Untuk itu saya berharap seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura ketika kita bersatu pasti kita yang menang dan Kota Jayapura pasti hancur, dan Mathius Awoitauw, SE. M.Si., Orang yang tepat menjadi Gubernur Papua,” tutup Origenes Kaway. (Dani)**






