• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Komunitas Amabong Raya Desak Pempus Berlaku Tegas Kepada Pemda

by
26 Oktober 2022
in DAERAH
0
Komunitas Amabong Raya Desak Pempus Berlaku Tegas Kepada Pemda

Sarasehan

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENTANI.tabloidpapuabaru.com,-  Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (Amabong) Raya  melalui KMAN VI di Papua ini mendesak Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tegas kepada Pemerintah Daerah (Pemda) baik pemerintah provinsi tetapi juga pemerintah kabupaten/kota terkait penerapan implementasi Permendagri Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengakuan Atas Hak-Hak Masyarakat Adat.

Demikian dikemukakan, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (Amabong) Raya, Drs. H. Z. A Jemmy Lantong kepada media ini usai serasehan hari pertama di Kampung Yakonde, Selasa (25/10) siang. “Kita sudah lama aktif sebagai petugas aliansi masyarakat adat di daaerah, bahkan hampir puluhan tahun mengadvokasi, mendampingi saudara-saudara kita masyarakat adat dalam mempertahankan dan melindungi hak-hak atas tanah hutan adat,” sebutnya.

Menurutnya, pemerintah pusat sebagai pemerintah diatas dari provinsi dan kabupaten/kota, agar terus-menerus memberikan pemahaman atau edukasi tentang regulasi yang ada, terutama kepada kepala desa sebagai pemerintahan yang terbawa sampai kepada kepala daerah, bupati walikota tentang pentingnya pemberdayaan bagi masyarakat adat.

Dirinya membeberkan, Permendagri Nomor 52 tahun 2014 Tentang Pengakuan Atas Hak-hak Masyarakat Adat itu dianggap tidak jalan pada daerahnya, kenapa ? karena pemerintah diatas yaitu kepala daerah maupun ke bawa camat dan desa tidak pernah merasa ada regulasi, dan bahkan tidak di sosialisasikan Permendagri tersebut.

Pihaknya selama ini sangat getol mengsosialisasi atau memberikan pemahaman kepada masyarakat adat untuk bersama-sama dengan aliansi masyarakat adat Bolmong Raya berupaya mendapatkan legitimasi dari masyarakat.

“Kami berjuang sejak tahun 2013, berinisiatif membuat draft Raperda tentang kelembagaan adat. Upaya kami tersebut dilakukan sampai tingkat Prolegda di DPRD, tapi itu mohon maaf, akibat malas taunya pemerintah di daerah membuat semua upaya belum mebuahkan hasil yang maksimal,” ketusnya.

Bahkan, dirinya bersama dengan rekan-rekannya yang bekerja di Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (Amabong) Raya sering dianggap memprofokasi masyarakat adat, walaupun semua pihak tahu bahwa Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (Amabong) Raya berada di pihak yang benar,

Dirinya mencontohkan, ada investor yang datang untuk menanam investasinya, tetapi begitu pihaknya bersama masyarakat adat menegur si investor tersebut, maka dengan tenang si perusahaan dapat menunjukan sehelai kertas yang bersisikan ijin dari camat dan kepala desa atau kepala kampung.

Selain itu, Kepala Desa ketika mendapat benturan karena di awal-awal perjuangan selalu bersama-sama dengan masyarakat adat, begitu Kades mendapat warning dari pimpinan diatasnya, maka ia mulai mencari alasan untuk pembenaran diri.

“Di salah satu kampung yang sedang kami advokasi ditemukan, kepala desanya sempat bilang begin, kalian mau mendengar Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (Amabong) Raya atau mau dengar saya sebagai kepada desai, akhirnya masyarakat bingun dan perlahan-lahan tinggalkan perjuangan bersama kami untuk proteksi hak-hak masyarakat adat,” ujarnya.**

Previous Post

105 Hutan Adat di Seluruh Indonesia Telah di Akui Oleh Negara

Next Post

Sarasehan dikampung Dondai Distrik Waibu, Dibuka Resmi Oleh Pemuka Adat Setempat

Next Post
Sarasehan dikampung Dondai Distrik Waibu, Dibuka Resmi Oleh Pemuka Adat Setempat

Sarasehan dikampung Dondai Distrik Waibu, Dibuka Resmi Oleh Pemuka Adat Setempat

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

29 April 2026
Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

28 April 2026
PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

28 April 2026
Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

28 April 2026

Recent News

Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

29 April 2026
Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

28 April 2026
PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

28 April 2026
Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

28 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In