• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ketua LMA Provinsi Papua, Lenis Kogoya Minta Persoalan Ondofolo Yanto Eluay Diselesaikan di Para-para Adat

by
12 September 2021
in HEADLINE
0
Ketua LMA Provinsi Papua,  Lenis Kogoya Minta Persoalan Ondofolo Yanto Eluay Diselesaikan di Para-para Adat

Ketua LMA Provinsi Papua Lenis Kogoya

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.TABLOID PAPUA BARU.COM,- Terkait  insiden pembakaran sejumlah rumah warga diseputaran areal bandara Sentani Kabupaten Jayapura yang mengakibatkan Mapolsek kp3 bandara ikut terbakar beberapa waktu lalu. Sementara ini kasus tersebut tengah didalami dan diproses hukum oleh pihak berwajib.

Ondofolo Yanto Eluay disebut sebut sebagai dalang atas insiden tersebut dan tengah diperiksa oleh kepolisian Papua.

Hal ini mendapat tanggapan serius dari Ketua Lembaga Masyarakat Adat

(LMA) Papua, Lenis Kogoya. Lenis meminta  dengan hormat agar kasus yang menimpa Ondofolo Yanto Eluay agar dikembalikan ke adat dan Adat siap bertanggungjawab  untuk selesaikan di para-para adat.

“Atas nama adat  saya meminta kepada bapak kapolda papua dan jajarannya agar tidak melakukan proses hukum Ondofolo Yanto Eluay. Kembalikan persoalan ini kepada kami adat papua, untuk menyelesaikan di para-para adat,”tegas Lenis Kogoya, kepada media online Tabloid Papua Baru.Com minggu malam (12/9) 2021.

Lenis Pastikan bahwa Adat siap bertanggungjawab atas segala kerugian yang terjadi.

Lebih jauh Lenis menilai kasus tersebut adalah murni kesala pahaman antara Ondofolo dan masyarakat adatnya. Oleh sebab itu masalah ini harus diselesaikan dulu diatas para-para adat.  

Dijelaskan, jika dilihat dari kronologisnya  tujuan pemerintah itu baik dan tujuan ondofolo juga baik untuk kepentingan umum mensukseskan PON XX di Papua.

Sehingga dibenarkan bahwa ondofolo Yanto Eluay melaksanakan perintah pemerintah untuk kepentingan umum, disisi lain seorang Ondofolo  adalah orang yang secara struktur adat sangat sacral dihargai bahkan keputusan yang diambil itu semata-mata untuk menjaga marwah dan harga diri seorang pimpinan adat turun temurun.

Lenis berharap pimpinan daerah Kabupaten Jayapura bapak bupati agar jangan tinggal diam, segera kordinasi kepihak adat untuk mencari solusi penyelesaiannya. “pemerintah punya kewajiban juga bertanggungjawab ganti rugi segala harta benda yang rusak, karena kasus ini bermula dari perintah bupati untuk membuat panggung atau stan di areal makam Theis dalam rangka mensukseskan PON XX Papua pada oktober mendatang.

Menurut Lenis,  dari insiden itu hendaknya kita mengambil himahnya dan menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah, Adat dan masyarakat untuk terus berkordinasi dan komunikasi dengan baik, sehingga kedepan insiden serupa tidak terjadi lagi.  

 “kalau kita lihat sisi baiknya dulu, yang mana tujuan bapak bupati Jayapura untuk meminta ijin guna pakai lapangan makam Theis H. Eluay untuk mendirikan panggung dan stand atau pondok-pondok jualan dalam rangka mendukung pelaksanaan PON XX Papua Tahun 2021 dalam acara Gebyar PON XX di Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, menurut saya itu hal positif,”terang Lenis.

 Disisi lain kata Lenis Kogoya, pikiran Ondofolo juga baik, mendukung pemerintah untuk sesuatu yang positif bagi kepentingan umum. Berikutnya adalah kepentingan masyarakat adat jangan diabaikan.

“ Ondoafi, Ondofolo, kepala-kepala suku harus dihargai, dihormati, dilibatkan dalam kepentingan agenda Negara yaitu PON XX Papua, kemudian masyarakat adat pemilik hak ulayat yang mendiami kampung dusun dan hutan harus dilibatkan, jangan mereka nantinya jadi penonton disaat PON berlangsung,”beber Lenis mengingatkan.

Lebih jauh Lenis yang juga Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) ini mengatakan bahwa dirinya dalam pekan depan akan turun ke Papua yaitu di Kabupaten Jayapura untuk melakukan mediasi agar proses masalah tersebut  dapat diselesaikan dengan baik.”harapnya.(Redaksi)**

Previous Post

Venue Klaster Kota Jayapura Siap 100 Persen

Next Post

Bidang Sosek Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura Gelar Sosialisasi Pembayaran Nontunai

Next Post
Bidang  Sosek Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura Gelar Sosialisasi Pembayaran Nontunai

Bidang Sosek Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura Gelar Sosialisasi Pembayaran Nontunai

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

29 April 2026
Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

28 April 2026
PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

28 April 2026
Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

28 April 2026

Recent News

Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

Kolaborasi Hari Bumi 2026, PLN UIP MPA Perkuat Konservasi Burung Mamoa di Desa Binaan

29 April 2026
Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

Dirjen Otonomi Daerah Dorong Dermaga Strategis di Sorong Selatan, Perkuat Konektivitas Laut Papua Barat Daya

28 April 2026
PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Integritas melalui Sosialisasi SMAP dan Kepatuhan

28 April 2026
Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

Dari Nakhoda Kapal ke Penggerak Pertanian: Perjalanan Marten Norotouw Bangun Kemandirian Pangan di Papua

28 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In