JAYAPURA-tabloidpapuabaru.Com.Ketua Jemaat Gereja Kristen Injili di Tanah Papua (GKI) Getsemani Bhayangkara, Pdt. Mery Toumahu, S.Th, menyatakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jemaat Mula-Mula ke-38 tahun menjadi momentum penting untuk mensyukuri penyertaan Tuhan sekaligus mengingat kembali perjuangan para perintis gereja di kawasan Bukit Bhayangkara, Kota Jayapura, Jumat (13/3).

Ibadah syukur ini dihadiri jemaat, tokoh gereja, serta perwakilan pemerintah daerah yang turut memberikan dukungan terhadap perkembangan pelayanan jemaat.
Menurut Pdt. Mery Toumahu, peringatan ulang tahun ke-38 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi penting bagi jemaat untuk mengenang teladan iman para pendahulu yang membangun gereja dengan penuh pengorbanan.
Pada kesempatan tersebut, jemaat juga meluncurkan buku sejarah gereja yang memuat perjalanan pelayanan, tokoh-tokoh perintis, serta berbagai peristiwa penting dalam perkembangan jemaat.
Peluncuran buku ini diharapkan menjadi sumber pembelajaran bagi generasi muda agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan pelayanan yang telah diwariskan para pendiri gereja.
Ia menambahkan, jemaat di wilayah Bhayangkara juga memiliki berbagai potensi usaha kecil seperti reparasi sofa, produksi saus tomat oleh kaum ibu, dan usaha keripik pisang oleh pemuda gereja.
Melalui momentum HUT jemaat ini, pihak gereja berharap perhatian pemerintah dapat mendorong pengembangan ekonomi jemaat sehingga pelayanan gereja tidak hanya bertumbuh secara rohani, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar ( JK )






