JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com, – Ketua DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan – Bara JP, Willem Frans Ansanay menyampaikan selamat dan sukses atas terpilihnya Paslon No urut 02 Matius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan wakil gubernur Papua terpilih periode 2025-2030.
Kemenangan Paslon 02 Mari Yo berdasarkan perolehan suara sementara di tabulasi KPU Papua dan lembaga survei terpercaya dimana Paslon nomor urut 02 unggul, 52,52 % sementara Paslon nomor urut 01 47,48%
” ya jadi terkait kemenangan Mari Yo atau Matius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, saya ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan, Bara JP, Willem Frans Ansanay menyampaikan selamat atas kemenangan ini, dan kemenangan ini adalah kemenangan semua masyarakat di Provinsi Papua. ” saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat di delapan kabupaten satu kota atas kerja keras dan kepercayaan yang diberikan untuk memilih dan menangkan pasangan Mari Yo sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua lima tahun kedepan.” ujar WFA saat diwawancarai melalui sambungan telefon selulernya Minggu 17 Agustus 2025.
WFA menyampaikan terima kasih karena dari paska putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanggal 6 Agustus, ia melihat bahwa masyarakat mulai cerdas melihat serta mulai mempertimbangkan dua kandidat ini siapa yang pantas menjadi gubernur dan wakil gubernur Papua periode 2025-2030.
” Oleh karena itu terkait sikap Bara Jp, dari awal saya sudah sampaikan terbuka kepada pers bahwa sejak bergesernya Bara Jp dari Paslon 01 BTM ke Paslon nomor urut 02, Mari Yo, saya pastikan waktu itu bahwa pasti terjadi Game Over.
Artinya kemenangan yang sudah dimiliki oleh Paslon nomor urut 01 itu tidak akan pernah terulang lagi,” tegas WFA.
WFA menjelaskan bahwa momentun pasca 27 November 2024 lalu, Ia brani jamin bahwa kemenangan 01 waktu itu terjadi karena kerja keras dari Relawan Bara JP.
” Jadi ketika kami tak offer ke Mari Yo, saya katakan bahwa akan terjadi Game Over. Kenapa saya berani katakan itu karena saya punya keyakinan yang kuat bahwa pada saat kita tinggalkan 01 saya sudah katakan bahwa pasti kita menang, karena saya optimis dengan kekuatan suara penggalangan dari Bara Jp itu sangat terasa signifikan di delapan kabupaten satu kota, dan itu kita kerja alout.
Bara Jp terus Kerja keras dalam penggalangan modal perjuangan kerja , merawat jaringan dan itu kiat-kiat yang dilakukan oleh Bara JP.
WFA juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader-kader dan relawan dibawah Bara Jp, yaitu relawan Gibran Nusantara, Relawan Garuda Nusantara dan Soksi organisasi sayap partai Golkar yang tersebar di delapan kabupaten satu kota, mulai dari kabupaten distrik sampai ke kelurahan kampung, yang telah bekerja dengan maksimal tanpa bantuan dari calon kandidat gubernur dan wakil gubernur Papua.
” ini sudah komitmen kami dan janji untuk bekerja menangkan 02 Mari Yo maka kami bertarung dengan daya dan dana yang ada pada kami, seluruh kader bara Jp di 8 Kabupaten 1 kota, ” Ungkap WFA.
Pada kesempatan yang sama WFA juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Papua pencinta Joko Widodo (Jokowi) presiden ke 7 yang telah memberi arahan petunjuk dalam pergerakan Bara Jp di Papua menangkan Mari Yo.
” masyarakat Papua masih mencintai pak Jikowi untuk itu atasnama pak Jokowi saya menyampaikan terima kasih, ” terangnya.
WFA berharap semua yang telah dikerjakan tentu dengan harapan kedua tokoh Matius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen akan membawa perubahan di Tanah Papua, baik itu di bidang pendidikan, perubahan di bidang kesehatan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan serta menghadirkan program jaminan sosial yang bisa membantu masyarakat pra sejahtera di kabupaten/kota yang berada di daerah-daerah terpencil, lembah, pulau, gunung-gunung.
Memilih Matius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen adalah pemimpin yang tepat untuk membawa perubahan.
Diakhir wawancaranya WFA menyebutkan dirinya sangat yakin Mari Yo akan ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025-2030.***






