LAPORAN : YONATAN IYLAY
YAHUKIMO, TABLOID PAPUA BARU.COM — Keluarga besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai, Kabupaten Yahukimo, menggelar ibadah syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 RSUD Dekai, Jumat (28/8/2026).
Perayaan HUT tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan ditandai dengan ibadah syukur dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pelayanan kesehatan RSUD Dekai selama 15 tahun.

Direktur RSUD Dekai, dr. Rosalyn Chaterine Jono, SpOG, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan staf yang selama ini tetap setia memberikan pelayanan kepada masyarakat Yahukimo.
“Terima kasih teman-teman semua sudah datang, sudah berpartisipasi. Terlebih, terima kasih karena selama 15 tahun kita bersama-sama sebagai pegawai di RSUD Dekai. Kita saling bahu-membahu sebagai satu tim dan bekerja sama untuk kemajuan kesehatan di Kabupaten Yahukimo,” ujar Rosalyn.

Kenang Perjuangan Awal RSUD Dekai
Dalam kesempatan tersebut, Rosalyn mengajak seluruh jajaran RSUD Dekai untuk kembali mengingat perjalanan panjang rumah sakit sejak masa awal berdirinya.
Menurutnya, perkembangan RSUD Dekai tidak terlepas dari perjuangan para tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang telah mengabdikan diri dalam kondisi serba terbatas.
Ia menuturkan, sebelum berkembang menjadi rumah sakit seperti saat ini, pelayanan kesehatan di Dekai berawal dari Puskesmas Pembantu (Pustu), kemudian berkembang menjadi puskesmas dengan bangunan yang masih sederhana.

“Bagaimana perjuangan di masa lalu, bagaimana rumah sakit ini terbentuk dari Pustu lalu menjadi puskesmas yang masih hanya terbuat dari kayu. Dari puskesmas bisa berkembang sampai saat ini,” katanya.
Rosalyn juga mengenang sulitnya akses transportasi menuju Yahukimo pada masa itu. Untuk mencapai Yahukimo, tenaga kesehatan maupun masyarakat harus terlebih dahulu melalui Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat berukuran kecil.
Ia bahkan mengingat pengalamannya ketika pertama kali datang ke Yahukimo pada 2007. Saat itu, menurutnya, fasilitas dan tempat tinggal masih sangat terbatas.

“Saya datang tahun 2007. Waktu itu hanya ada dua rumah, yaitu rumah Dokter Leo untuk menginap dan satu rumah Kepala Dinas Kesehatan. Saya tidak bisa melupakan itu. Kami sampai menginap di rumah Kepala Dinas Kesehatan dan satu kamar diisi enam orang bersama-sama,” kenangnya.
Pengalaman tersebut, kata Rosalyn, menjadi bagian penting dari perjalanan pelayanan kesehatan di Yahukimo yang harus terus dikenang sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah memberikan masukan, tenaga, dan dedikasi bagi perkembangan RSUD Dekai.

Ajak Tenaga Kesehatan Jadi Terang dan Harapan
Menginjak usia ke-15, Rosalyn mengajak seluruh dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, gizi, laboratorium, administrasi, hingga petugas keamanan untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Selamat ulang tahun buat semua teman-teman dokter, perawat, bidan, petugas kesehatan dari farmasi, gizi, laboratorium, dan semuanya. Mari kita bersama-sama menjadi terang, menjadi harapan bagi kesembuhan masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” tegasnya.

Ia berharap, memasuki usia ke-15, mutu dan kualitas pelayanan RSUD Dekai dapat terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga semakin mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Yahukimo.
“Harapan kita ke depannya semoga mutu dan kualitas kita di RSUD Dekai dari tahun ke tahun semakin meningkat,” ujarnya.

Pemotongan Tumpeng Simbol Syukur
Rangkaian peringatan HUT ke-15 RSUD Dekai kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur RSUD Dekai, dr. Rosalyn Chaterine Jono, SpOG, didampingi perwakilan tenaga perawat, bidan, gizi, farmasi, laboratorium, administrasi, serta petugas keamanan.
Pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan 15 tahun pelayanan RSUD Dekai sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar rumah sakit.

Tumpeng yang disiapkan dalam perayaan tersebut juga memiliki makna simbolis. Bentuk kerucut dimaknai sebagai harapan agar seluruh jajaran RSUD Dekai senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan, memohon berkat dan petunjuk dalam menjalankan tugas pelayanan.
Sementara lauk-pauk yang mengelilingi tumpeng melambangkan kebersamaan, kerukunan, dan kekompakan seluruh elemen keluarga besar RSUD Dekai. Adapun nasi kuning dimaknai sebagai simbol kemakmuran, kemuliaan, dan keberkahan.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, keluarga besar RSUD Dekai berharap perjalanan di usia ke-15 dapat menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru, meningkatkan dedikasi, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Yahukimo.
“Selamat ulang tahun RSUD Dekai yang tercinta. Mari kita sama-sama maju dan berdedikasi. Terima kasih. Menjadi semangat baru bagi kita semua,” pungkas Rosalyn.




