JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Intelektual Papua Pegunungan Titus Lao Mohi, S.Si,.M.Si mendesak Gubernur Papua Pegunungan untuk segera melantik Drs Wasuok D. Siep sebagai Sekda Defitinitif di Provinsi Papua Pegunungan.
“Rekam jejak Wasuok Siep tidak diragukan lagi. Beliau pamong tulen yang karirnya dimulai dari bawah hingga saat ini ada di posisi sebagai PLT Sekda di Papua Pegunungan. Menjabat pada posisi PLT Sekda ini cukup lama dan seharusnya cepat proses SK definitif sebagai Sekda. Namun hingga saat ini belum jelas, makanya kami mendesak kepada Gubernur Papua Pegunungan untuk segera dorong ke Kemendagri untuk proses SK Sekda Definitif.” Ujarnya kepada media ini di Jayapura, Senin (5/01/2026).
Menurutnya bahwa Wasuok sebagai Pamong tulen yang tentunya akan banyak membantu secara administrasi dalam roda pemerintahan Jhon Tabo dan Ones Pahabol (Jhones) dan yang bersangkutan sangat memahami aturan pemerintahan dan penggunaan keuangan negara dalam mengawal administrasi dan pembangunan di Papua Pegunungan.
“Selain itu ada tiga aspek yang menjadi dasar aspirasi kami bahwa Bapak Wasuok Siep adalah representasi dari salah satu Suku Besar di Papua Pegunungan yaitu Hubula dan juga kader dari Katolik serta senior dari Lembah Agung Jayawijaya sebagai pusat pemerintahan provinsi Papeg. Sehingga dari tiga aspek ini perlu mendapat persetujuan dari Gubernur untuk segera dorong SK agar dilantik sebagai Sekda definitif.” Pintahnya.
Pertimbangan lain menurut Titus Lao Mohi mantan Ketua KNPI Yahukimo ini bahwa Wasuok Siep sudah lama mengabdi dan kariernya dimulai dari kabupaten Jayawijaya bahkan pernah mengabdi sebagai kepala Dinas Sosial di Provinsi Induk Papua, Penjabat Bupati Yalimo, Sekretaris Majelis Rakyat Papua dan kini sebagai PLT Sekda di Papua Pegunungan.
“Jadi dalam hitungan kami Wasuok punya kontribusi besar dalam pengabdiannya untuk negara dan daerah ini dalam dunia pemerintahan dan beliau birokrat murni serta paham aturan birokrasi. Untuk itu sebagai bentuk penghargaan negara terhadap pengabdian beliau, harap Gubernur Papeg dorong untuk Sekda Definitif.” Jelasnya dengan nada berharap. (*)






