Berangkat dari berbagai bentuk respon atas Postingan Ibadah KKR & PENGURAPAN dalam Group Paman Sam. Maka saya mencoba melihat ayat – ayat Firman Tuhan baik dalam Perjanjian Lama maupunpun Perjanjian Baru terkait dengan praktek Pengurapan untuk kita melihat sesuai dengan konteks sebenarnya /maksud dan tujuannya.
Perjanjian Lama
Keluaran 30: 22-33.
Bagian ini TUHAN berbicara tentang bahan-bahan/rempa-rempa khusus yang dipergunakan dalam mengola ramuan minyak Pengurapan.
Yang diurapi Adalah benda-benda dalam KP
Mengurapa mereka yang bertugas dalam pelayanan keimamatan
Minyak urapan tidak boleh dipakai untuk mengurapai kaum awam
Tujuan dari Urapan ada kaitanya dengan kekudusan
Kejadian 28: 18, 29: 36
Minyak urapan dipakai juga untuk menguduskan tempat Ibadah serta peralatannya. Agar menjadi kudus bnd keluaran 40 : 9-11
Imamat 8: 1- 36 (12,30 )
Dalam kontek ini, TUHAN melalui Musa mengurapi Harun dan anak-anaknya dengan minyak Urapan,
Tujuannya Adalah untuk Pengudusan
1 Samuel 9 : 16, 15: 1
Saul di urapa menjadi Raja (Jabatan) untuk tanggungjawabnya (Tugas) dalam menyelamatkan bangsa Israel dari Bangsa Filistin. Meskipun pada akhirnya Saul melanggar perintah Tuhan sehingga jabatannya dicabut ( 15: 24, 25, 26 )
1 Samuel 16: 1- 13 ( 3, 12 )
Daud di urapi dan mengambil alih Jabatan dari tugas Saul sebelumnya
Pengurapan ada hubungannya juga dengan kuasa/otoritas
2 Raja-raja 9 : 3
Yehu diurapan menjadi Imam ( memegang Jabatan)
1 Tawarik 16: 22, 29: 22
Tuhan menentang orang – orang yang mencoba mengusik mereka ( yang memegang jabatan serta tugas tertentu) yang telah diurapi
Salomo dan Zadok diurapi menjadi Raja dan Imam
Mazmur 23 : 5, 45: 7-8, 105: 15
Dengan sukacita Daud memuji TUHAN, dan menyinggung urapan yang diterimanya dari TUHAN
Bagian ( 45: 7-8) ini bersifat nubuatan dan di genapi dalam Yesus Kristus
Maz 105: 15, TUHAN berkenaan dan menyertai mereka yang diurapi.
Yesaya 61: 1
Ayat ini bersifat Nubuatan dan telah digenapi dalam Yesus Kristus. Kita semua tahu dari aspek teologis bahwa Yesus bukan saja TUHAN dan Juruslamat tetapi juga sebagai raja dan Imam
Daniel 9: 24, 26
Bersifat nubuatan dan berhubungan Yesus Kristus
Perjanjian Baru.
Lukas 4 : 18 – 19 Tujuan pengurapan Adalah terkait dengan tugas tertentu, yang diemban, dalam hal ini Adalah untuk menjalankan tugas pelayanan (Rohani )
Kisah Rasul 10: 38 : Roh Kudus dan kuasaNya tidak bisa dilepaskan dari Pengurapan artinya , Roh Kudus terlibat langsung dalam praktek Pengurapan seseorang
Ibarani 1: 9 Pengurapan merupakan perwujudan kesukaan.
I Yohanes 2: 20 – secara umum orang percaya ( bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruslamat) telah menerima urapan dari Yang Kudus ( Roh Kudus
1 Yohanes 2: 27 – setiap orang percaya tekanannya Adalah bertobat dan hidup dengan Tuhan telah diurapi oleh Roh Kudus ( berdiamnya Roh Kudus) untuk mengetahui segala sesuatu
Dari berbagai ayat Firman Tuhan tersebut kita bisa melihat secara baik dan benar maksud dan tujuan dari praktek pengurapan :
Pertama, Bahan yang dipakai untuk mengolah minyak urapan Adalah bahan-bahan pilihan
Dua, Pengurapan dikhususkan kepada mereka yang memegang jabatan dan menjalankan tugas tugas tertentu
Tiga, KP dengan segala perabotan ibadah juga diurapi
Empat, Selain itu tujuan urapan Adalah untuk pengudusan atau kekhususan
Lima, Pengurapan tidak serta merta dipraktekan untuk semua orang ( kaum awan ) karena mereka tdk berada dalam tugas atau jabatan tertentu). Artinya kita tidak menemukan praktek pengurapan ditujukan pula kepada kaum awam (?)
Enam, meskipun seseorang yang telah mengalami pengurapan karena tugas dan jabatan tertentu
namun dikemudian hari ia mengingkari atau lalai dan tdk menjaga integritas dalam jabatan serta tugas, otoritas dalam pengurapan untuk jabatan dan tugasnya dicabut TUHAN ( contoh Saul)
Tujuh, TUHAN akan selalu berpihak kepada mereka yang telah mengalami pengurapan tersebut
Delapan, dalam Perjanjian Baru Praktek Pengurapan kita temukan hanya kepada Yesus.
Sembilan, Pengurapan tidak bisa dilepaskan dari peranan Roh Kudus
Sepuluh, artinya Secara umum dalam PB, bahwa setiap orang percaya yang telah menyerahkan hidup seutuhnya kepada YESUS telah menerima Pengurapan lewat Roh Kudus oleh karena Iman Percayanya.
Dari beberapa ayat Firman TUHANN baik dari PL maupun PB kitab bisa simpulan secara umum bahwa
Pertama, Dalam Dunia PL praktek pengurapan hanya kepada orang-orang tertentu serta tempat Ibadah dengan segala perabotannya, dan bukan untuk semua orang serta memakai bahan-bahan tertentu yang telah doalah menjadi minyak
Dua, dalam dunia Perjanjian Baru pengurapan tidak lagi dipraktekan (Pengecualian untuk Yesus) tetapi pengurapan dilakukan lewat Roh KUDUS kepada semua orang yang memiliki Iman kepada Yesus
Pertanyaannya Bagaimana dengan .praktekan Pengupan sekarang ?
Memakai minyak dan kepada setiap orang percaya secara keseluruhan padahal satu sisi mereka telah diurapa dengan/melalui ROH KUDUS .***
.
.






