• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

BKNI-RI Provinsi Papua Minta Dukungan Gubernur Papua Bangun Kawasan Pertanian Farming Medern di Keerom Papua  

by admin papua baru
9 Januari 2026
in DAERAH
0
BKNI-RI Provinsi Papua Minta Dukungan Gubernur Papua Bangun Kawasan Pertanian Farming Medern di Keerom Papua  
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Ketua Badan Ketahanan Nasional dan Internasional Republik Indonesia ( BKNI-RI) Provinsi Papua, Ortís Nandotarai ketika di temui wartawan media ini Kamis,(8/1/2026) menyampaikan bahwa Badan Ketahanan Nasional dan Internasional ( BKNI-RI) berharap Pemerintah Provinsi Papua agar segera memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan kawasan Farming Terpadu di Distrik Skanto, Kampung Wiantre, Kabupaten Keerom.

Lebih jauh Ketua BKNI-RI Provinsi Papua Ortís Nandotarai yang didampingi penasihat BKN-RI Deky Sikowai, mengatakan pihaknya telah mengkomunikasikan program strategis  kepada Komisaris Bank Papua dan kini menunggu komitmen langsung dari Gubernur Papua sebagai pemerintah daerah sekaligus pemegang saham perusahaan daerah tersebut.

Ketua Badan Ketahanan Nasional dan Internasional Republik Indonesia ( BKNI-RI) Provinsi Papua, Ortís Nandotarai

“Kami hari ini mengambil tembusan kepada Bapak Gubernur agar pemerintah mengetahui dan mendukung penuh program ini, khususnya melalui pendanaan CSR  tegas perwakilan BKNI-RI

BKNI-RI merencanakan pembangunan kawasan terpadu seluas kurang lebih dua hektare yang menggabungkan peternakan ayam petelur, perikanan dan pertanian dalam satu wilayah terintegrasi. Distrik Skanto ditargetkan menjadi sentra farming modern di Papua.

Tidak hanya itu, sektor pertanian akan difokuskan pada pengembangan rempah-rempah bernilai ekspor, yang dinilai mampu menjadi motor baru ekonomi lokal jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.

Program ini akan menjangkau 12 kampung di Distrik Skanto, dengan Kampung Wiantre sebagai titik awal pengembangan. BKNI-RI menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar investasi, melainkan strategi jangka panjang untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat Papua.

“Kami ingin mencetak generasi Papua yang mandiri, cerdas, dan sejahtera. Pembangunan harus dimulai dari kampung, dari keluarga, dari masyarakat sendiri,” tegasnya.

Namun hingga kini, BKNI-RI masih menunggu keputusan resmi Gubernur Papua terkait dukungan pemerintah terhadap proyek tersebut. BKNI-RI berharap pemerintah daerah tidak hanya memberikan restu administratif, tetapi juga keberpihakan nyata terhadap program yang dinilai mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan produksi pangan, dan memperkuat ekonomi rakyat di wilayah perbatasan.***(John.Karma)

Previous Post

Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50%

Next Post

Wasekjend PNKT Serahkan SK Karang Taruna Provinsi Papua kepada Jhon Nehemia Mandibo

admin papua baru

Next Post
Wasekjend PNKT Serahkan SK Karang Taruna Provinsi Papua kepada Jhon Nehemia Mandibo

Wasekjend PNKT Serahkan SK Karang Taruna Provinsi Papua kepada Jhon Nehemia Mandibo

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat  ​

Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat ​

4 Februari 2026
Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

4 Februari 2026

Recent News

Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat  ​

Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat ​

4 Februari 2026
Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

4 Februari 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In