• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Alasan Kesehatan dan Faktor Usia, Suku Besar Ohee Minta Negara Batalkan Pelantikan Ramses Ohee Sebagai Anggota DPRP 14 Kursi Otsus

by
13 April 2021
in HEADLINE
0
Alasan Kesehatan dan Faktor Usia, Suku Besar Ohee Minta Negara Batalkan Pelantikan Ramses Ohee Sebagai Anggota DPRP 14 Kursi Otsus
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA. PapuaBaru.Com,- Pelantikan terhadap 14 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua (DPRP) dari jalur otsus, dipastikan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Meski demikian, keluarga besar dari salah satu 14 anggota DPRP tersebut, yaitu keluarga Ohee meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk segera mempertimbangkan dan membatalkan pelantikan terhadap orang tua terkasih, Ramses Ohee, dikarenakan alasan kesehatan dan faktor usia yang kini telah memasuki 91 tahun.

Hal itu disampaikan langsung oleh Max Ohee selaku anak kandung dari Ramses Ohee melalui selulernya, Selasa (13/4).

Kata dia, selaku anak tertua di dalam keluarga besar Ohee, dirinya dipercayakan untuk menjaga dan mengayomi keluarga, serta menjalankan tugas-tugas bapak terkasih, Ramses Ohee di dalam keluarga. Dan juga dalam struktur adat, karena beliau (Bapak Ramses Ohee, red) telah memasuki usia senja.

“Secara tegas dan resmi, saya meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk segera mempertimbangkan dan membatalkan proses pelantikan orang tua tercinta kami sebagai anggota DPRP dari jalur otsus, dikarenakan alasan kesehatan dan faktor usia,” terang Max tegas.

Untuk itu, lanjutnya, dengan kapasitas yang ada, yaitu kepercayaan dari orang tua untuk menjaga semua anggota keluarga dan juga orang tua terkasih, bapak Ramses Ohee. Maka sebagai anak tertua, dirinya telah bermufakat bersama keluarga besar. Dan keluarga meminta kepada pemerintah agar proses pelantikan terhadap bapak Ramses Ohee dibatalkan.

“Dari penyampaian saya melalui media ini, tolong disampaikan juga ke pemerintah bahwa kalau negara mau kase bapak sesuatu sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi, jangan lewat pelantikan ini. Kase apalah buat kami, keluarga terima, asal jangan melalui pelantikan ini,” beber Max mengulangi pesan dari keluarganya.

Lebih jauh diungkapkan, pelantikan terhadap orang tua terkasih, bapak Ramses Ohee, jangan dilakukan karena akan membuat nama besar keluarga malu. Oleh sebab itu, pihaknya meminta lagi agar pemerintah mempertimbangkan tentang apa yang dirinya sampaikan mewakili keluarga atau suku besar Ohee.

“Kami paham betul bahwa ada orang-orang tertentu yang sengaja mendorong beliau untuk duduk di situ, tanpa mempertimbangkan kondisi kesehatan dan usia dari pada orang tua tercinta kami. Sehingga kami ambil keputusan untuk harus segera dibatalkan, dan sampai hari ini bapak juga sudah pahami itu. Semua sudah tahu kondisi bapak, maka kami minta agar sebaiknya tidak dipaksakan untuk dilantik,” jelas Max berharap.

Terkait nama orang tua terkasih, Ramses Ohee, ujar dia mengutip penyampaiannya pada Group WhatsApp PPA, dirinya meminta tanggapan dri bapak ibu serta saudara saudari, tentang pelantikan sebagai anggota DPRP dari jalur otsus.

“Apakah layak seorang pria renta yang sudah berusia 91 tahun direkomendasikan duduk di kursi parlemen, dengan tegas kami menolak. Ini sesuatu yang menggelikan di mata publik, dan juga kami anak-anak cucu dari bapak Ramses Ohee,” bilang Max.

Sambung dia, atas nama masyarakat adat kampung Waena dan keluarga, dirinya memohon kepada pemerintah untuk mempertimbangkan hal tersebut dengan baik.

“Jangan jadi bahan tertawaan publik terhadap kami keluarga, tapi juga bagi konstitusi negara yang mengakomodir orang tua terkasih kami untuk dilantik. Perlu diketahui bahwa saya yang anak kandungnya saja, sudah susah kalau mau jumpa. Beliau sudah tidak bisa bangun dari tempat tidurnya, dan ini kondisi terkini dari beliau,” ucap Max menjelaskan.

Kepada pemerintah, tambahnya, baik menteri dalam negeri (Mendagri), gubernur, sekda dan semuanya, mempertimbangkan apa yang disampaikan oleh keluarga besar bapak Ramses Ohee.

“Mari kita semua pertimbangkan dengan masukkan yang disampaikan oleh keluarga besar Ohee. Batalkan pelantikan beliau dan diganti dengan salah satu orang dari wilayah adat Tabi, yang dinilai mampu memikul tanggung jawab ini. Ataukah perlu ada aksi demo terhadap pemerintah terkait hal ini,” tutup Max.(Zes/Andi)

Previous Post

Plh Bupati Serahkan DPA APBD Sorsel 2021

Next Post

Ketua DPP Relawan Militan UGW For Papua 01, Samuel Mabui Melantik Panitia Persiapan Pelantikan Ketua-Ketua DPD di 5 Wilayah Adat Papua

Next Post
Ketua DPP Relawan Militan UGW For Papua 01, Samuel Mabui Melantik Panitia Persiapan Pelantikan Ketua-Ketua DPD di 5 Wilayah Adat Papua

Ketua DPP Relawan Militan UGW For Papua 01, Samuel Mabui Melantik Panitia Persiapan Pelantikan Ketua-Ketua DPD di 5 Wilayah Adat Papua

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

17 April 2026
Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

17 April 2026
Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

17 April 2026
Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

17 April 2026

Recent News

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Noken Papua Gelar Pelatihan Noken Saireri di Supiori, Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi

17 April 2026
Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

17 April 2026
Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

17 April 2026
Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

17 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In