• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home PAPUA

Kedubes Belanda Kunjungi MRP Papua, Bahas Pendidikan dan Kesehatan Orang Asli Papua

by admin papua baru
21 September 2026
in PAPUA
0
Kedubes Belanda Kunjungi MRP Papua, Bahas Pendidikan dan Kesehatan Orang Asli Papua
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA-TABLOID PAPUA BARU.COM,- Kedutaan Besar Kerajaan Belanda melakukan kunjungan resmi ke Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung Tifa, Jayapura, Senin (21/9/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis menyangkut pemenuhan hak dasar Orang Asli Papua (OAP), khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Rombongan Kedutaan Besar Belanda dipimpin Wakil Duta Besar Belanda, Adriaan Palm, didampingi Sekretaris Dua Politik, Zilla Boyer, serta Penasihat Senior Politik, Edwin Arifin.

Kedatangan rombongan disambut Wakil Ketua II MRP, Pdt. Robert Horik, bersama sejumlah anggota MRP, di antaranya Markus Kajoi, Febiaola Ohe, Raimon May, Korneles Dasinapa, Isak Hikoyabi, Beni Suweni, Orpa Nari, Yosepina Cawen, dan Robert Wanggai.

Pertemuan tersebut menjadi forum pertukaran pandangan mengenai berbagai persoalan pembangunan di Tanah Papua. Dua isu utama yang menjadi perhatian adalah pemenuhan hak masyarakat adat atas pendidikan yang layak serta akses pelayanan kesehatan bagi Orang Asli Papua.

Pendidikan OAP dalam Kerangka Otonomi Khusus

Dalam pembahasan bidang pendidikan, MRP dan pihak Kedutaan Besar Belanda bertukar pandangan mengenai pentingnya memastikan akses pendidikan yang memadai bagi OAP.

Pendidikan dinilai menjadi salah satu sektor penting dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia Papua, terutama dalam kerangka pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus).

MRP menekankan perlunya perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan masyarakat adat sehingga kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia OAP.

MRP Paparkan Program Kartu Papua Sehat

Selain pendidikan, sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam pembahasan. MRP memaparkan program Kartu Papua Sehat (KPS) sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah daerah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.

KPS disebut diberikan secara cuma-cuma kepada OAP, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia, anak-anak, dan keluarga kurang mampu.

Melalui program tersebut, penerima diharapkan dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan secara lebih mudah tanpa terbebani biaya pengobatan.

Pelayanan yang dapat diakses pemegang KPS mencakup pemeriksaan dokter, rawat jalan, rawat inap, persalinan, pemeriksaan laboratorium, hingga obat-obatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelayanan tersebut dapat diperoleh di Puskesmas, Pustu, rumah sakit umum daerah maupun rumah sakit rujukan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Program KPS juga diarahkan untuk membantu menekan angka kematian ibu dan anak serta mengurangi beban ekonomi keluarga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Adapun persyaratan penerima KPS antara lain berstatus sebagai Orang Asli Papua, memiliki KTP dan Kartu Keluarga yang diterbitkan di Papua, serta terdaftar melalui Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

MRP: Jangan Abaikan Hak Dasar Masyarakat Adat

Wakil Ketua II MRP, Pdt. Robert Horik, menegaskan bahwa pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, perlu memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan hak dasar masyarakat adat Papua.

Menurut Horik, pendidikan dan kesehatan merupakan sektor mendasar yang berkaitan langsung dengan masa depan Orang Asli Papua.

“Pemerintah Papua, baik provinsi maupun kabupaten/kota, harus memperhatikan nasib masyarakat adat Orang Asli Papua, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Jangan memandang sebelah mata,” tegas Horik.

Ia mengatakan, pengembangan sumber daya manusia OAP menjadi salah satu fokus penting dalam pembahasan bersama delegasi Kedutaan Besar Belanda.

Selain pendidikan dan kesehatan, dialog juga menyentuh pentingnya pembangunan berkelanjutan, perlindungan hak-hak adat, serta pemberdayaan perempuan di Tanah Papua.

Horik berharap berbagai isu yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat menjadi perhatian bersama dan membuka ruang dialog lanjutan antara MRP, pemerintah, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, pihak Kedutaan Besar Belanda disebut merespons secara positif berbagai persoalan yang disampaikan MRP dan menyatakan akan menjadikan isu-isu tersebut sebagai bahan perhatian untuk dibahas lebih lanjut.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat ruang dialog mengenai pembangunan Papua, terutama dalam memastikan pemenuhan hak dasar dan peningkatan kualitas hidup Orang Asli Papua.***

Previous Post

FGD Ekspedisi Patriot ITB Bahas Infrastruktur Lereh

Next Post

PT Irian Bakti Papua Dorong BUMD Jadi Kekuatan Ekonomi untuk Rakyat

admin papua baru

Next Post
PT Irian Bakti Papua Dorong BUMD Jadi Kekuatan Ekonomi untuk Rakyat

PT Irian Bakti Papua Dorong BUMD Jadi Kekuatan Ekonomi untuk Rakyat

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Suku Yali-Hubla Yahukimo Dorong Warga Perkuat Kemandirian Pangan

Suku Yali-Hubla Yahukimo Dorong Warga Perkuat Kemandirian Pangan

24 September 2026
Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Pemerintah Membuka Ruang Kerjasama dengan HIPMAS, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Pemerintah Membuka Ruang Kerjasama dengan HIPMAS, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

24 September 2026
Ketua Umum DPP HIPMAS Hendrik Yance Udam, Kamis Lantik Pengurus HIPMAS Papua Pegunungan

Ketua Umum DPP HIPMAS Hendrik Yance Udam, Kamis Lantik Pengurus HIPMAS Papua Pegunungan

24 September 2026
Pemkab Jayapura Dorong Bank Sampah di Setiap RT dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Pemkab Jayapura Dorong Bank Sampah di Setiap RT dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

23 September 2026

Recent News

Suku Yali-Hubla Yahukimo Dorong Warga Perkuat Kemandirian Pangan

Suku Yali-Hubla Yahukimo Dorong Warga Perkuat Kemandirian Pangan

24 September 2026
Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Pemerintah Membuka Ruang Kerjasama dengan HIPMAS, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Pemerintah Membuka Ruang Kerjasama dengan HIPMAS, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

24 September 2026
Ketua Umum DPP HIPMAS Hendrik Yance Udam, Kamis Lantik Pengurus HIPMAS Papua Pegunungan

Ketua Umum DPP HIPMAS Hendrik Yance Udam, Kamis Lantik Pengurus HIPMAS Papua Pegunungan

24 September 2026
Pemkab Jayapura Dorong Bank Sampah di Setiap RT dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Pemkab Jayapura Dorong Bank Sampah di Setiap RT dan Pengelolaan Sampah dari Sumber

23 September 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In