Laporan : John Mampokem
BIAK, tabloidpapuabaru.com – Memasuki hari keempat pelaksanaan Festival Biak Munara Wampasi 2026, tradisi Snap Mor atau penangkapan ikan secara bersama-sama berlangsung meriah di Kampung Mnuwar, Tanjung Barari, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang merupakan salah satu agenda utama dalam festival budaya yang berlangsung pada 1–7 Juli 2026 itu dihadiri langsung oleh Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BUMN, BUMD, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Biak Numfor.

Sejak pagi hari, masyarakat dari Kota Biak dan sekitarnya berbondong-bondong memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan sekaligus mengikuti tradisi penangkapan ikan bersama. Selain menjadi atraksi budaya, pengunjung juga menikmati berbagai sajian kuliner khas yang disiapkan panitia dan masyarakat Kampung Mnuwar.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Snap Mor, Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra mengawali dengan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh rangkaian Festival Biak Munara Wampasi 2026 dapat berlangsung dengan baik.
“Puji syukur kepada Tuhan karena atas berkat dan penyertaan-Nya kita semua dapat berkumpul di tempat ini untuk melaksanakan salah satu agenda Festival Munara Wampasi Tahun 2026, yaitu kegiatan Snap Mor,” ujar Markus.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian Festival Biak Munara Wampasi hingga penutupan pada 7 Juli 2026. Menurutnya, Snap Mor merupakan tradisi yang telah menjadi agenda tetap setiap penyelenggaraan Festival Munara Wampasi dan menjadi bagian penting dalam pelestarian budaya masyarakat Biak.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Markus menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, masyarakat Kampung Mnuwar, serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia Festival Munara Wampasi dan seluruh masyarakat Kampung Mnuwar yang telah mempersiapkan kegiatan Snap Mor dengan sangat baik sehingga dapat terlaksana hari ini,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, BUMN, BUMD, para pemangku kepentingan, mitra kerja, hingga masyarakat setempat.

“Kegiatan ini tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan semua pihak. Terima kasih kepada seluruh stakeholder dan khususnya masyarakat Kampung Mnuwar, Tanjung Barari, atas komitmen dan dukungannya,” ucapnya.
Markus mengungkapkan, keberhasilan tradisi Snap Mor tahun ini juga merupakan hasil komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya laut. Selama kurang lebih enam bulan terakhir, masyarakat Kampung Mnuwar sepakat tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di kawasan tersebut sebagai bentuk konservasi adat.
“Melalui komitmen bersama, kawasan ini telah dijaga selama enam bulan tanpa aktivitas melaut. Hari ini kita dapat menikmati hasilnya melalui Snap Mor sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk pelestarian budaya dan lingkungan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga warisan budaya, melestarikan alam, serta memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam Festival Biak Munara Wampasi.
“Mari kita terus menjaga budaya kita, menjaga alam yang telah Tuhan anugerahkan, dan merawat kebersamaan sebagai kekuatan masyarakat Biak Numfor,” tutupnya.***






