LAPORAN : JOHN KARMA
JAYAPURA-tabloidpapuabaru com,- Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Transmigrasi Provinsi Papua mengaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP) melalui pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Jimmy A.Y. Thesia (dalam sambutan ) pembukaan pelatihan TIK bagi pencari kerja OAP Tahun Anggaran 2026 di hotel Aston Jayapura, Senin (27/4/2026).
Ia menekankan bahwa program pelatihan ini sejalan dengan visi Gubernur Papua, yakni “Papua Cerah, Mandiri dan Berkeadilan” yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Pengembangan sektor ketenagakerjaan difokuskan pada peningkatan penyediaan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, baik di sektor formal maupun informal, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja,” ujarnya.
Tantangan Ketenagakerjaan Masih Tinggi Pemerintah mengakui, sektor ketenagakerjaan di Papua masih menghadapi tantangan serius, terutama ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan.
Kondisi ini diperparah oleh dinamika ekonomi global yang berdampak pada meningkatnya angka pengangguran, termasuk potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).
Selain itu, kompetensi tenaga kerja juga dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing. Meski secara nasional Indonesia mengalami perbaikan daya saing, peningkatan kualitas SDM tetap menjadi kebutuhan mendesak.
“Kompetensi tenaga kerja sangat menentukan daya saing. Karena itu, pelatihan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas SDM,” tegasnya.
Pelatihan Berbasis Kebutuhan Dunia Kerja Program pelatihan TIK ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Materi yang diberikan antara lain Pengoperasian komputer, dasar Penggunaan perangkat lunak, pengolah kata, Spreadsheet Presentasi dan Penggunaan email dan perangkat pendukung lainnya.

Peserta diharapkan mampu menjadi tenaga kerja kompeten yang tidak hanya siap diserap pasar kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri. “Pelatihan ini bukan sekadar meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun disiplin, etos kerja, dan produktivitas,”tambahnya.
Dorong Penurunan Pengangguran dan KemiskinanPemprov Papua targetkan pelatihan ini dapat berkontribusi pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Upaya ini juga selaras dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional (Sislatkernas), yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
Mengakhiri sambutannya, Plt Kepala Dinas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk lembaga pelatihan kerja dan instruktur, yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pelatihan TIK bagi pencari kerja OAP Tahun Anggaran 2026 secara resmi dinyatakan dibuka,” tutupnya.**






