JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Jalan Perubahan (Bara JP) yang awalnya merupakan Barisan Relawan Jokowi Presiden, menyatakan mendukung penuh langkah Presiden ke-7 Pa Jokowi untuk menghadapai partai PDIP.
Pasalnya Jokowi terus menerus diserang oleh kader partai PDIP dan menuding Jokowi seolah-olah “terduga” sebagai orang yang membuat partai PDIP tidak bisa memenangkan capresnya pada pilpres yang lalu.
“apa sih dosanya Pak Jokowi sampai kader-kader PDIP menyerang terus menerus Pak Jokowi?, kalau dibilang dia tidak membangun negara ini dengan baik, buktinya masa kepemimpinannya dua periode Pa Jokowi membangun kok. Kalau bilang dia tidak dekat dengan rakyat buktinya hari ini banyak masyarakat yang datang ke kediamannya di Solo disaat beliau tidak lagi sebagai Presiden, ungkap Ketua DPP Bara JP, Willem Frans Ansanay ketika wartawan media Online ini meminta tanggapannya, Sabtu 15 Maret 2025 lewat telepon selulernya.

Willem Frans Ansanay menyebutkan bahwa silahkan masyarakat Indonesia yang masih cinta kepada pak jokowi yang menilai semua cercaan yang ditujukan kepada Pak Jokowi, jika Pak Jokowi dinyatakan bersalah selama menjadi presiden ke-7 NKRI, maka silahkan tempuh jalur hukum seperti yang sudah ditanggapi Pa Jokowi beberapa hari yang lalu. Kemudian ada penegasan Pak Jokowi, bahwa beliau ada batas kesabaran, pernyataan itu yang kami dukung untuk melawan para pencemooh itu. Sekali lagi ada jalur hukumnya. Ayo silahkan melaporkan dan diproses melalui jalur hukum, tetapi kalau tidak, maka jangan terus menerus membuat gaduh dengan membuat isu-isu seolah-olah gagalnya PDIP pada pilpres dengan jagonya Pa Ganjar itu karena pak Jokowi memilih Prabowo dan Mas Gibran sebagai pemenang di pilpres 2024.
WFA menegaskan bahwa untuk Bara Jp Papua satu sikap satu komando sesuai sikap DPP BARA JP yaitu tunduk pada Jokowi.
Untuk itu Bara Jp seluruh Indonesia dan khususnya Bara Jp Papua juga bersama akan melawan parpol yang terus menerus membuli pembina utama Bara Jp.
Sementara itu, saat ditanya bagaimana sikap Bara Jp Papua untuk PSU Pilkada Provinsi Papua, WFA akui sudah mendapat arahan bahwa sikap Bara JP Papua adalah berubah dukungan, tidak lagi kepada Paslon yang pernah didukung karena parpolnya itu PDIP yang membuli Pak Jokowi. Bara Jp Papua wajib mengikuti arahan DPP BARA JP, yaitu mendukung Cagub dan Cawagub yang sudah mendapat REKOMENDASI DPP Partai Golkar yaitu paslon No. 2. MARIYO.
Untuk itu, Willem Frans Ansanay menghimbau kepada semua pendukung dan simpatisan dan masyarakat Indonesia pada umumnya dan khususnya Masyarakat Papua yang cinta pak Jokowi supaya mendoakan bapak Jokowi.dan keluarganya, diberi kekuatan oleh TYME untuk kuat menghadapai segala bentuk tuduhan, tudingan atau fitnah dan permusuhan yang dibuat oleh kader-kader PDIP kepada pak Jokowi.”tutup Ansanay.***





