BIAK-tabloidpapuabaru.com,– Ini komitemen Presiden Prabowo saat mencalonkan diri sebagai calon presiden, dan pada suatu momen penting bertemu dengan Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) di Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2024) lalu.
Presiden Prabowo Subianto mengaku salut dengan nelayan karena bekerja mempertaruhkan nyawa demi menghasilkan makanan untuk rakyat Indonesia. Prabowo mengatakan akan meningkatkan kesejahteraan nelayan jika terpilih jadi presiden.
“Manakala kita menerima mandat kita akan berjuang sekeras tenaga kita, dengan segala kemampuan kita, segala upaya kita untuk memperbaiki hidup para nelayan kita. Itu komitmen saya, itu sumpah saya kepada rakyat Indonesia,” tuturnya seperti yang dilansir DetikNews.com 12 Januari 2024 lalu.
Kemenangan Prabowo tidak terlepas dari Doa-doa dari para Nelayan Indonesia termasuk Nelayan di Kabupaten Biak Numfor dan hari ini terwujud Prabowo terpilih sebagai presiden. Harpan dari masyarakat nelayan kiranya pemerintah pusat melalui bapak presiden prabowo untuk memperhatikan nelayan di Biak sesuai dengan janji politiknya.
Ketua DPD HMNI (Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia) Kabupaten Biak Numfor, Yohanis M.Rumaropen saat diwawancarai wartawan media Online ini di Biak Jumat 7 Maret 2025, mengatakan bahwa saat ini telah terbentuk Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Perwakilan Kabupaten Biak Numfor yang bertujuan sebagai corong atau wadah dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

Disamping itu sebagai mitra kerja, baik di tingkat pusat, Provinsi, Kabupaten-Kota hingga ke yang paling bawah yaitu Distrik dan Kelurahan/Desa.
“ tanggal 7 Maret 2025 HMNI Perwakilan Kabupaten Biak Numfor di Sekretariat nya yang beralamat di Mandouw dalam, telah dilakukan rapat untuk pembentukan struktur badan pengurus guna melengkapi Administrasi organisasi nya sehingga dikeluarkan SKT dari Kesbangpol Kabupaten Biak Numfor,” ungkapnya
Untuk itu Ia berharap adanya dukungan dari pihak Pemerintah dan pihak-pihak terkait agar bersama dan bersatu padu mengawal serta mengawasi jalannya aktifitas Nelayan di biak, karena banyak hal terkait kebutuhan nelayan yang sering di salah gunakan oleh oknum-oknum atau mafia-nafia yang sudah barang tentu meresahkan Nelayan kita,” tegas Rumaropen
Sehingga ia menghimbau untuk seluruh masyarakat nelayan khususnya di Kabupaten Biak Numfor bahwa kedepannya nanti segala persoalan yang terkait dengan pencurian ikan di wilayah adat, penangkapan ikan dengan menggunakan bom/dopis, pencurian BBM dan lain-lain nya dapat disalurkan melalui HMNI sebagai Wadah untuk menyalurkan aspirasi Nelayan.
Oleh sebab itu lanjut ketua kiranya ada kerja samanya juga dari pihak keamanan seperti TNI AL, POLISI , SAR dan pihak-pihak yang berkompeten dapat mendukung Organisasi yang dipimpinnya,( HK)**






