JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com- Anggota DPR Papua yang juga selaku Ketua Komisi 3 DPR Papua, Yacob Ingratubun melakukan reses
Penjaringan Aspirasi Masyarakat setempat terkait berbagai permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari, terutama menyangkut infrastruktur, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Durian 3, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua pada Kamis (6/2/2025).
Dalam reses tersebut, Yacob Ingratubun disambut antusias oleh masyarakat ingin menyampaikan aspirasi langsung kepada Ketua Komisi 3 DPR Papua itu.
Pada kesempatan itu juga, Yacob Inggratubun membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait kondisi di wilayah mereka.

“Luar biasa, masyarakat datang dengan antusias. Ini menunjukkan bahwa masih ada kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat. Kita berharap teman-teman anggota dewan lainnya juga bisa melakukan hal yang sama, langsung bertemu dengan masyarakat, menjaring aspirasi, dan meneruskannya kepada pemerintah daerah,” ucap Yacob Inggratubun.
Yacob menegaskan bahwa reses bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita bukan hanya datang, bertemu, dan menjaring aspirasi, tapi juga harus menunjukkan kepedulian. Walaupun mungkin tidak seberapa, setidaknya kita bisa membantu mengurangi beban ekonomi mereka,” ujarnya
Yacob menyebut bahwa prioritas pembangunan harus disesuaikan dengan skala prioritas yang telah disepakati dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan.
“Kita akan follow up ke pemerintah Kota Jayapura, khususnya kepada Wali Kota terpilih yang baru, agar lebih memperhatikan pembangunan di Koya Timur. Jalan-jalan utama di sini perlu mendapat perhatian serius,” ungkapnya.
Ia berharap agar Wali Kota terpilih, yang juga berasal dari Muara Tami, dapat memprioritaskan pembangunan di wilayah tersebut.
“Wali Kota baru ini adalah putra terbaik Muara Tami. Saya berharap prioritas pembangunan lebih diarahkan ke sini agar terjadi pemerataan pembangunan,” ujar Yacob.
Selama reses, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait kondisi jalan yang buruk, kurangnya penerangan jalan, serta pelayanan Catatan Sipil yang belum optimal.
“Masyarakat mengeluhkan soal jalan, lampu penerangan, dan pelayanan Catatan Sipil. Ini perlu mendapat perhatian khusus dari Wali Kota baru agar keluhan mereka bisa diurai dan dijawab,” kata Yacob.
Yacob berharap agar pemerintah kota dapat segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Kita akan kawal dan ingatkan pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Jayapura, untuk lebih memprioritaskan pembangunan di Muara Tami. Ini penting agar masyarakat merasakan manfaat dari proses pemilu yang telah mereka lakukan,” ucapnya.
Yacob juga menyampaikan bahwa Wali Kota terpilih berasal dari Partai Golkar, sehingga ia berharap aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara efektif melalui kader partai.
“Saya akan teruskan aspirasi ini ke kader Golkar, yang nota bene adalah Wali Kota terpilih. Mudah-mudahan Pak Wali Kota bisa memahami dan menindaklanjuti apa yang disampaikan masyarakat,” harapnya.
Dengan adanya reses ini, Yacob berharap agar hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat semakin erat, serta pembangunan di Muara Tami dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.
“Kita semua berharap agar Muara Tami bisa menjadi contoh pembangunan yang merata dan berkeadilan,” tutupnya (YY)






