JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua nomor urut 1, Dr.Drs. Benhur Tomi Mano, MM dan Yermias Bisai, S.H melakukan kampanye tatap muka dan dialog bersama warga masyarakat perumahan Oraganda Kelurahan Hedam Distrik Heram, sabtu 12 Oktober 2024.


Kedatangan BTM disambut meriah oleh warga masyarakat Organda dengan tarian musik khas Papua dan memakaikan mahkota cenderawasih.

Dalam kesempatan kampanye tatap muka dan dialog itu, Benhur Tomi Mano atau yang sering disapa BTM menyampaikan visi misinya kepada masyarakat organda, yang juga dihadiri oleh tokoh Adat, tokoh agama, tokoh pemuda, perempuan dan paguyuban.

BTM menawarkan sejumlah program unggulan kepada masyarakat Organda diantaranya Kartu Nelayan dan kartu Tani. BTM Optimis jika rakyat memilinya sebagai gubernur Papua, maka akan melakukan perubahan-perubahan demi kesejahteraan masyarakat di provinsi Papua.

Diketahui bahwa; kehadiran BTM di tengah-tengah masyarakat perum Organda sekaligus mematahkan klaim mengkalim segelintir orang yang memasang Spanduk tepatnya di jalan masuk perum Organda dengan tulisan ANDA MEMASUKI KAWASANA MARI-YO, “Kami Tidak Butuh Pemimpin Palsu”. Ternyata tulisan di spanduk itu hanya Mitos, tidak memiliki bukti nyata.
Faktanya adalah warga masyarakat perum Organda dari berbagai suku dan agama berbondong-bondong datang menghadiri kampanye tatap muka dan dialog bersama BTM-YB.

BTM dalam menanggapi adanya klaim tersebut menegaskan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat melarang dirinya untuk masuk ke Organda, karena itu adalah tanah dan negerinya.
“ dengar baik-baik, tidak ada seorangpun yang dapat melarang saya, tanah ini ada penghuninya, saya anak Tabi pemilik negeri ini dengar baik-baik dan camkan baik-baik, ini bukan tanah kosong ada pemiliknya,” tegas BTM berapi-api.
BTM dengan tegas mengingatkan kepada oknum-oknum yang melarangnya masuk perum Organda padang bulan, bahwa oknum tersebut ada buat apa untuk tanah Port Numbay.
“apa yang kamu sudah buat untuk tanah tabi ini,.? saya pemilik rumah ini, jangan main-main dengan saya jangan larang saya masuk di saya pu tanah ini, ini negeri saya ini rumah saya,” ungkap BTM dengan nada tegas. **






