JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com.- Sebagai rasa ungkapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, atas karya keselamatanNya melalui perayaan Hari Paskah, maka keluarga drg. Aloysius Giyai, M.Kes dan Keluarga Yohanes Douw mengelar ibadah Syukuran bersama, berlangsung di kediaman Aloysius Giyai di Padang Bulan Kelurahan Hedam Distrik Heram Kota Jayapura, Senin (10/4) 2023.
Ibadah syukuran tersebut dipimpin oleh Pastor Senior tanah Papua, John Bunay,Pr. Dalam Khotbahnya pastor mengajak umat Tuhan untuk berpegang teguh pada janji Tuhan Yesus. “saya merasa dengan melihat situasi dunia saat ini maka ada dua hal penting yang harus dipegang oleh setiap orang sebagai orang yang beriman dan orang yang beragama.

Yang pertama adalah memberikan waktu dalam kinerja apapun untuk membaca kitab suci. Harus baca dan renungkan, supaya cara berpikir perasaan kita itu disterilkan oleh firman itu. “yang Kristen baca alkitan yang musliam baca laquran dan budha, hindu silahkan baca bukunya, sebab sebab tanpa membaca kitab suci pikiran manusiawi kita itu bisa keliru,” terang Pastor.
Perasaan kita juga bisa salah. Oleh sebab itu yang bisa proteksi kita dalam mengelolah pemerintahan, atau juga dunia ini itu aalah firman Tuhan. Karena Firma ada sebelum segala sesuatu ada, sebagi orang Kristen kita bisa sebut Allah adalah Alfa dan Omega,”Ujar Pastort.
Hal yang kedua menurut Pater adalah hidup dalam pujian. Dimana ia sebutkan harus memperbanyak mendengar lagu-lagu Rohani, karena lebih banyak akan menyentuh hati kita dan bisa mengubah apa saja. Pastor mencontohkan tembok Yeriko bisa runtuh hanya karena puji-pujian. Karena dalam Kek ristenan kita kalau kita angkat pujian maka Tuhan bertahta di atas dan hadiratnya turun atas kita, maka kalau kita semua di tanah Papua membaca firman dan angkat puji-pujian maka Tanah Papua akan dalaim”ungkapnya.
Sementara itu, drg. Aloysius Giyai, M.Kes kepada Wartawan mengatakan, keluargany sangat bersyukur sekali atas karya keslamatan yang Tuhan buat dalam hidup keluarganya.
“Yesus setelah bangkit dan menunjukan wajahnya di Galeleya dan beberapa tempat membuat kami secara spontan terharu dimana disaat Dunia, Indonesia, Papua , Kota Jayapura, kehidupan keluarga pada hari ini pada saat ini dalam keadaan kurang stabil dan labil, susah, ekonomi susah masalah dimana-mana tetapi ada harapan besar yang ditunjukan oleh Tuhan Yesus, pada hari ini.
Dimana Tuhan Yesus pikul salib, wafat di kayu salib di bukit Golgota, tetapi tiga hari kemudian Tuhan Yesus bangkit, maka kami keluarga Besar Giay Uyo, dan keluarga besar Douw yang ada di Padang bulan Abepura, kami mau mengungkapkan rasa syukur dengan cara pesta kebangkitan dan kemenangan Tuhan Yesus mengalahkan maut demi keselamatan uamat manusia terutama dalam keluarga kami karena kami merasakan dalam kehidupan ini luar biasa mujizat-mijizat Tuhan,” Terang Aloysius.
Disebutkan bahwa musizat Tuhan itu nyata, dimana dari sakit berat, bisa sembuh, dari kesusahan bisa ada kemudahan, dari hal-hal yang sebenarnya secara manusia susah tetapi Tuhan buat kemudahan dan sangat luar biasa.
Aloysius berharap melalui kebangkitan dan kemenangan Yesus Kristus lewat Hari Raya Paskah ada pembahayuan.
“Harapannya dan harapan kami, dengan kebangkitan dan kemenangan Tuhan Yesus lewat Paskah kali ini, harus ada kebangkitan pembaharuan bagi kita umat manusia, terutama di atas nah Papua ini. Ditas kota Port Numbay tercinta ini, kota Jayapura ini,”bebernya.
Lewata kebangkitan dan kemenangan pada perayaan Paskah itulah keluarga mengucap syukur kepada Tuhan. “itulah uangkapan syukur kami hari ini, sebagai rasa syukur kepada Tuhan karena Tuhan membangkitkan membangunkan kehidupan kami, untuk melakukan perubahan kedepan, bagi kita manusia tidak mampu atau tidak bisa tetapi bagi Tuhan segala sesuatu Tuhan pasti buka Jalan. (mozes)*






