• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Tiga Tomas Protes Soal Pemberitaan dan Statement Bupati Terkait ASN di Distrik Trikora

by
22 Desember 2021
in DAERAH
0
Tiga Tomas Protes Soal Pemberitaan dan Statement Bupati Terkait ASN di Distrik Trikora

(kiri-kanan) Pdt Lazarus Heluka, Sem Heluka dan Asis Lani saat memberikan keterangan pers kepada wartawan soal Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya di Entrop, Kelurahan Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Senin (20/12)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

*Minta Bupati Klarifikasi Terkait Pemberitaan Distrik Trikora

SENTANI, PAPUA BARU.COM,- Adanya pemberitaan yang dianggap tidak sesuai terkait Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya mendapat tanggapan dari tiga tokoh masyarakat (Tomas) dari Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya. Mereka mengaku kecewa dan meminta Bupati Jayawijaya segera mengklarifikasi informasi yang muncul disebuah pemberitaan. Tiga tokoh tersebut adalah Sem Heluka yang merupakan Anggota DPR asal Distrik Trikora, Pdt. Lazarus Heluka dan seorang tokoh pemuda Asis Lani. Ketiganya menganggap  Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kurang memperhatikan Distrik Trikora sehingga kondisi  masyarakat disana jauh dari kata sejahtera.

Mereka menyampaikan dua hal yang diaggap perlu diketahui oleh Bupati Jayawijaya. Pertama, meminta klarifikasi dari Bupati terkait pemberitaan yang memberitakan soal  Distrik Trikora, namun menggunakan foto dari distrik lain di Kabupaten Jayawijaya. Yang kedua adalah statement bupati yang menyebut kesulitan mencari ASN untuk ditempatkan di Distrik Trikora.

Ketiga tokoh ini menganggap selama ini Distrik Trikora sangat jarang diperhatikan dan tiba – tiba bupati menyampaikan soal kesulitan mencari ASN untuk ditempatkan disana. Seharusnya, menurut Sem Heluka ini justru menunjukkan ketikdakmampuan pemimpin menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) khususnya anak daerah dari Distrik Trikora. “Kami cukup kecewa, karena foto yang diambil bukan menggambarkan kondisi distrik kami, tetapi berbicara tentang tempat kami.  Teman – teman tersinggung soal ini. Lalu  kalau mengatakan kesulitan mencari ASN  seharusnya tidak boleh bingung, sebab itu wilayahnya. Apa yang sudah bupati siapkan untuk Distrik Trikora dan mengapa sampai tidak ada SDM yang bisa diangkat bekerja disana, ini yang jadi pertanyaan kami,” beber Sem didampingi Pdt Lazarus dan tokoh pemuda saat ditemui di Entrop, Kota Jayapura, Senin (20/12).

Pdt. Lazarus Heluka mengatakan bahwa Distrik Trikora jaraknya paling jauh dan Jayawijaya  dan sejak tahun 1990  bisa dibilang minim perhatian pemerintah. Anak – anak sekolah termasuk  mereka yang sudah selesai kuliah dan mencari pekerjaan hingga kini sangat jarang yang terakomodir. “Distrik kami jarang dibicarakan dan seperti dilupakan dan bupati sampaikan kesulitan cari ASN padahal ada anak-anak lulusan S1 dari Distrik Trikora yang hingga kini masih sulit bekerja. Harusnya mereka bisa diakomodir,” bebernya. Ia menyebut setiap tahun dilakukan Musrenbang namun sangat jarang aspirasi dari bawah yang diterima. “Padahal kadang masyarakat jalan kaki 3 malam karena memang Lapter juga belum dibangun dengan baik. Kadang di jalan masyarakat tidur di goa,” tambahnya sambil menunjukkan foto – foto.

 Lapter yang ada dikatakan sempat dibangun sejak 2009 secara swadaya namun karena masyarakat tak lagi memiliki anggaran akhirnya terbiar dan belum bisa digunakan. Sementara tokoh pemuda dari wilayah perbatasan Jayawijaya dan Nduga, Asis Lani  menyampaikan bahwa bupati perlu mengklarifikasi pemberitaan di media yang tidak sesuai. “Jadi isinya soal distrik Trikora tapi fotonya daerah lain jadi masyarakat protes. Kalau kayak begini biasa nanti muncul masalah jadi sebaiknya diklarifikasi saja.  Sejak adanya Perda nomor 16 tahun 2009 tentang pemekaran distrik ada hingga kini Distrik Trikora seperti dilupakan. Tahun ini juga ada 15 anak Jayawijaya tes ASN tapi tidak terakonomir dan mereka justru masuk ke Kabupaten Nduga jadi kalau kesulitan mencari ASN saya pikir ini PR pemda juga sebab banyak orang tua menyekolahkan anaknya dengan biaya sendiri dan setelah lulus kuliah mereka justru lebih dihargai oleh kabupaten lain,” tutupnya. (EWAKO)*

Previous Post

Persiapkan Porkab, Mathius Awoitauw Buka Bimtek Pembekalan Bagi Pengurus KONI Kabupaten Jayapura

Next Post

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator, Ini Penegasan Bupati Jayapura

Next Post
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator, Ini Penegasan Bupati Jayapura

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator, Ini Penegasan Bupati Jayapura

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemda Supiori Ikut Musrenbang RKPD & OTSUS Provinsi Papua 2027 di Jayapura   

Pemda Supiori Ikut Musrenbang RKPD & OTSUS Provinsi Papua 2027 di Jayapura  

1 Mei 2026
SMK Negeri Kesehatan Jayapura Buka SPMB 2026 Secara Daring, Tekankan Transparansi dan Akses Luas

SMK Negeri Kesehatan Jayapura Buka SPMB 2026 Secara Daring, Tekankan Transparansi dan Akses Luas

30 April 2026
Bupati Supiori : Perayaan HUT Pekabaran Injil di Maudori Ke-118 Bukan Sekedar Seremonial, Tetapi Momentum Mengenang Para Penginjil dan Ungkapan Syukur

Bupati Supiori : Perayaan HUT Pekabaran Injil di Maudori Ke-118 Bukan Sekedar Seremonial, Tetapi Momentum Mengenang Para Penginjil dan Ungkapan Syukur

30 April 2026
Wabup Supiori Mengikuti Bimtek dan Silaturahmi Nasional ASWAKADA 2026 di Jakarta

Wabup Supiori Mengikuti Bimtek dan Silaturahmi Nasional ASWAKADA 2026 di Jakarta

30 April 2026

Recent News

Pemda Supiori Ikut Musrenbang RKPD & OTSUS Provinsi Papua 2027 di Jayapura   

Pemda Supiori Ikut Musrenbang RKPD & OTSUS Provinsi Papua 2027 di Jayapura  

1 Mei 2026
SMK Negeri Kesehatan Jayapura Buka SPMB 2026 Secara Daring, Tekankan Transparansi dan Akses Luas

SMK Negeri Kesehatan Jayapura Buka SPMB 2026 Secara Daring, Tekankan Transparansi dan Akses Luas

30 April 2026
Bupati Supiori : Perayaan HUT Pekabaran Injil di Maudori Ke-118 Bukan Sekedar Seremonial, Tetapi Momentum Mengenang Para Penginjil dan Ungkapan Syukur

Bupati Supiori : Perayaan HUT Pekabaran Injil di Maudori Ke-118 Bukan Sekedar Seremonial, Tetapi Momentum Mengenang Para Penginjil dan Ungkapan Syukur

30 April 2026
Wabup Supiori Mengikuti Bimtek dan Silaturahmi Nasional ASWAKADA 2026 di Jakarta

Wabup Supiori Mengikuti Bimtek dan Silaturahmi Nasional ASWAKADA 2026 di Jakarta

30 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In