SENTANI,tabloidpapua.com, – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) tahun 2024, diharapkan benar-benar usulan dari rakyat dan berpihak kepada rakyat. Demikian ditegaskan oleh Penjabat, Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si., kepada wartawan media online ini usai membuka Musrenbang Kabupaten Jayapura pecan kemarin.
Pj Bupati Jayapura berharap agar Musrenbangda benar-benar dilaksanakan dengan baik, untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat dengan menghasilkan keputusan-keputusan yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
“Dalam pelaksanaan Musrenbang ini, kami harap ada perumusan dan penetapan prioritas pembangunan. Yang mana, arahnya adalah demi menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah ini,” harap Pj Bupati.
Kata Pj Bupati bahwa jangan kegiatan tersebut hanya sebagai acara seremonial saja, tetapi harus menghasilkan sesuatu yang strategis dan bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
Musrenbangda yang sama juga dilakukan empat (4) Wilayah Pembangunan yakni, di WP I, WP II, WP III dan WP IV.
“Kami melaksanakan Musrenbang di setiap wilayah pembangunan itu, karena kami meyakini bahwa setiap wilayah memiliki ciri khas karakteristik kewilayahan yang sama dalam satu wilayah pembangunan dan tentunya berbeda dengan wilayah pembangunan yang lain. Kemudian, potensi sesuai karakteristik wilayah juga berbeda-beda,” katanya.
“Sehingga demi efisiensi, efektivitas dan terutama terkait waktu itu kita melakukan Musrenbang per wilayah dan hari ini kita melakukan Musrenbangda Kabupaten Jayapura dalam rangka sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKPD,” sambungnya.
RKPD (Rencan Kerja Pemerintah Daerah), kata Pj Bupati, ini merupakan penjabaran operasional dari rencana pembangunan Kabupaten Jayapura 2023-2026. “Karena RKPD ini juga amanat Undang-Undang untuk kita laksanakan. Tujuannya, bagaimana kita bisa menjawab persoalan-persoalan aktual terkait pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Jayapura dan yang paling utama adalah mampu mengakomodir kebutuhan di masyarakat,” kata Mantan Sekertaris DPRD Kabupaten Keerom ini.
“Semua usulan program pembangunan dari kelurahan/kampung melalui Musrenbang Distrik sebagai akumulasi dari semua kebutuhan di masyarakat itu, tentunya akan kita bahas dan kita menggunakan skala prioritas sesuai dengan kemampuan APBD Kabupaten Jayapura,” sebutnya.
Untuk itu, Bupati Triwarno meminta agar setiap Kepala OPD serius untuk memperhatikan setiap program kegiatan. Supaya ada pemerataan yang terjadi ditengah masyarakat sesuai karakteristik pada setiap wilayah pembangunan.
“Karena setiap OPD harus mempunyai komitmen dan tidak dilakukan secara terburu-buru. Namun dilakukan secara sederhana, tetapi bisa menjawab semua persoalan. Dikarenakan, kesejahteraan masyarakat ada di tangan setiap OPD. Untuk itu, kegiatan ini bisa dilakukan dengan baik agar dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat,” pungkas mantan Pjs Bupati Asmat ini dalam sesi konferensi persnya didampingi Direktur Operasional Bank Papua Isak Samuel Wopari dan Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura Parson Horota. (ewako)*






