• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Petani Kampung Puay Kembangkan Padi Ladang Perkuat Ketahanan Pangan Lokal serta Menjaga Warisan Leluhur

by admin papua baru
4 Februari 2026
in DAERAH
0
Petani Kampung Puay Kembangkan Padi Ladang Perkuat Ketahanan Pangan Lokal serta Menjaga Warisan Leluhur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,-  Kelompok Tani Waya di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur Kbupaten Jayapura Provinsi Papua, terus kembangkan pertanian khususnya padi ladang sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menjaga tradisi bercocok tanam masyarakat adat setempat.

Pemanfaatan lahan kering atau ladang menjadi pilihan utama warga karena sesuai dengan kondisi geografis Kampung Puay yang didominasi perbukitan dan tanah ulayat. Melalui kerja gotong royong, para petani membuka lahan, menanam, hingga memanen padi secara tradisional.

 

Ketua Kelompok Tani Waya Fredrik Damek Deda mengatakan, pengembangan padi ladang ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga sebagai langkah mengurangi ketergantungan terhadap pasokan beras dari luar daerah.

“Kami ingin masyarakat bisa mandiri pangan. Padi ladang ini sudah lama menjadi cara hidup orang tua kami. Sekarang kami hidupkan kembali agar generasi muda juga ikut bertani,” ujarnya kepada media ini selasa, (3/2/2026).

Dalam kegiatan penanaman ini baru yang pertama kali di laksanakan, kelompok tani  mengelola dua hektare lahan meski sebelumnya mereka mendapatkan hasil panen yang cukup untuk memenuhi kebutuhan  keluarga. Selain padi, mereka juga menanam tanaman pendamping seperti ubi, jagung, dan sayuran lokal.

Menurut para petani, sistem padi ladang dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berlebihan dan tetap menjaga kesuburan tanah. Pola tanam tradisional juga membantu mempertahankan keseimbangan alam di sekitar hutan dan kebun masyarakat.

Pemerintah Kampung, Babain Kamtibmas Polsek Sentani Timur juga turut memberikan dukungan berupa pendampingan, agar produksi padi ladang dapat terus meningkat. Harapannya, pertanian berbasis kearifan lokal ini dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di sekitar Danau Sentani.

Dengan semangat kebersamaan, Kelompok Tani Waya optimistis pertanian padi ladang akan menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus menjaga warisan budaya masyarakat adat Kampung Puay. (NT)***

Previous Post

TVRI Papua menggelar Kick Off Piala Dunia FIFA 2026

Next Post

RUPTL 2025 – 2034 – Ketika Kedaulatan Energi Dijual ke Swasta?

admin papua baru

Next Post
RUPTL 2025 – 2034 – Ketika Kedaulatan Energi Dijual ke Swasta?

RUPTL 2025 - 2034 - Ketika Kedaulatan Energi Dijual ke Swasta?

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat  ​

Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat ​

4 Februari 2026
Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

4 Februari 2026

Recent News

Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan atas RUPTL 2025–2034, saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

Sidang Lanjutan Gugatan RUPTL 2025–2034: Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN

6 Februari 2026
Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat  ​

Manwaren (Penjaga) Pulau Biak Arnold Dony Ronsumbre :  Biak di Persimpangan Orbit, Antara Perebutan Kuasa Dirgantara dan Nasib Masyarakat Adat ​

4 Februari 2026
Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

Staf Bidang Perumahan Papua Desak Gubernur Kembalikan Dinas Perumahan, Akui Jadi “Korban PON” Selama 7 Tahun

4 Februari 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In