SUPIORI-TABLOID PAPUA BARU.COM,- Dewan Adat Kankain Karkara Byak Mun Supiori menggelar kegiatan menyemarakkan Hari Tani Nasional dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai perlombaan dan aksi sosial pada Sabtu (26/09/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah, aman, dan lancar sebagai bentuk penghormatan terhadap peran petani dalam menjaga ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat mengikuti sejumlah perlombaan tradisional yang, meliputi lomba makan kerupuk, balap karung, gigit sendok dan kelereng, serta memasukkan paku ke dalam botol. Rangkaian lomba tersebut berakhir sekitar pukul 17.00 WIT.
Esau Baab, selaku Tokoh Adat, mengapresiasi Dewan Adat Kankain Karkara Byak Mun Supiori atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Tani Nasional merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap para petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan kehidupan di tanah adat.
Esau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap momentum itu dapat mempererat persaudaraan serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat.
Sebagai tokoh adat, ia mengajak warga untuk menghormati, menjaga, dan memanfaatkan tanah adat secara bijaksana karena tanah merupakan sumber penghidupan sekaligus warisan leluhur bagi generasi mendatang.
Dalam sambutannya, Frans Elly Korwa, Sekretaris Dewan Adat Kankain Karkara Byak Mun Supiori, mengatakan lembaga adat hadir untuk bergandengan tangan dengan masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Ia menekankan pentingnya gotong royong, kepedulian sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan kelestarian lingkungan tempat tinggal.
Usai perlombaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mi instan, kopi, gula, dan teh. Setelah itu, panitia membagikan bibit sayur kangkung kepada masyarakat untuk ditanam di ladang kebun mereka sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.***






