• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home POLHUKRIM

Pengamat Politik Papua : ” Tidak ada jalan lain, Selan Dialog Segi tiga, Papua Jakarta dan PBB Selesaikan Masalah Papua”

by
10 Mei 2023
in POLHUKRIM
0
Pengamat Politik Papua : ” Tidak ada jalan lain, Selan Dialog Segi tiga, Papua Jakarta dan PBB Selesaikan Masalah Papua”

Pengamat Sosial Politik Papua, Drs. Wempi Aronggear, BSc,MSc.PH,

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com,- Menyikapi persoalan status politik Papua yang bertahun-tahun tak kunjung selesai-selesai, itu disebabkan pemerintah Jakarta tidak mau duduk bersama (dialog) mencari solusi, agar status politik Papua tidak berlarut-larut. Kalau tidak ada dialog antara Papua, Jakarta dan PBB maka persoalan Papua akan terus berkepanjangan.

“tidak ada jalan lain untuk selesaikan persoalan Papua, kecuali pemerintah Indonesia buka diri untuk dialog segi tiga antara Papua-Jakarta dan PBB untuk mencari kebenaran status politik Papua. Sebab saya lihat bahwa masalah Papua akan selesai setelah ada dialog, sehingga semua jelas disana, karena kalau tidak ada dialog maka sampai kapan pun Papua akan terus bergejolak dan mengakibatkan korban jiwa baik dari masyarakat sipil dan juga dari TNI/Polri”. Demikian ditegaskan Pengamat Sosial Politik Papua, Drs. Wempi Aronggear, BSc,MSc.PH, melalui riilis resminya yang diterima media online ini Sabtu 6 Mei 2023.

Wempi menuturkan, bahwa Pemerintah pusat harus terbuka dan mampu menjelaskan kronologis status politik Papua yaitu rekonstruksi trikora 1962 dan penentuan pendapat rakyat 1969 , itu terbuka kepada rakyat Papua dan PBB, sehingga semua jelas disana, tidak bisa lagi pemerintah menggunakan kekuatan senjata. Karena konflik Papua suda terjadi bertahun-tahun, dari tahun 1961 setelah adanya trikora itu muncullah OPM dan sampai sekarang yang dinamanakan KKB itu, yang menuntut hak penentuan nasib sendiri.

Pokoknya tidak ada jalan lain, karena semua jalan dan cara pendekatan telah dilalui oleh Pemerintah Jakarta, contoh melalui pendekatan pembangunan, kesejahteraan, infrastruktur pendekatan budaya dan lain sebagainya tetapi tidak membuahkan hasil.

Oleh sebab itu sekali lagi Aronggear mengatakan bahwa, hanya dengan satu jalan, yaitu Dialog damai, dialog segi tiga antara Papua-Jakarta dan PBB, itu baru persoalan papua bisa jelas dan terang bagi semua warga Papua dan Dunia.

Sementara itu situasi papua hingga saat ini aman terkendali pasca penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philips Marthen, oleh KKB beberapa waktu lalu yang hingga kini memasuki bulan ke empat. Pemerintah Indonesia saat ini masih terus melakukan ucpaya penyelamatan dengan tetap mengedepankan kemanusiaan.**

Previous Post

Ketua Bamus Papua Mengutuk Keras Tindakan Kekerasan yang Tidak Berperikemanusiaan Mengakibatkan 2 Warga Suku Toraja Meninggal Dunia di Yahukimo

Next Post

Aryoko Rumaropen Dikukuhkan Sebagai Ketua Lembaga Kainkain Karkara Byak Port Numbay

Next Post
Aryoko Rumaropen Dikukuhkan Sebagai Ketua Lembaga Kainkain Karkara Byak Port Numbay

Aryoko Rumaropen Dikukuhkan Sebagai Ketua Lembaga Kainkain Karkara Byak Port Numbay

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sasana Swandiwe Target Bawa Pulang Piala Tinju Bupati Supiori Cup I 2026

Sasana Swandiwe Target Bawa Pulang Piala Tinju Bupati Supiori Cup I 2026

8 Agustus 2026
Dindukcapil Provinsi Papua Tengah bersama Dindukcapil Nabire Gelar aksi Pelayanan Adminduk Gratis

Dindukcapil Provinsi Papua Tengah bersama Dindukcapil Nabire Gelar aksi Pelayanan Adminduk Gratis

8 Agustus 2026
Enam Tahun Tanpa Kejelasan Sertifikat Tanah, Kuasa Hukum Satriyani Siapkan Laporan ke Polda Papua

Enam Tahun Tanpa Kejelasan Sertifikat Tanah, Kuasa Hukum Satriyani Siapkan Laporan ke Polda Papua

8 Agustus 2026
Keluarga Tabuni Gelar Ibadah Syukuran dan Pemberian Nama Milka Lani

Keluarga Tabuni Gelar Ibadah Syukuran dan Pemberian Nama Milka Lani

7 Agustus 2026

Recent News

Sasana Swandiwe Target Bawa Pulang Piala Tinju Bupati Supiori Cup I 2026

Sasana Swandiwe Target Bawa Pulang Piala Tinju Bupati Supiori Cup I 2026

8 Agustus 2026
Dindukcapil Provinsi Papua Tengah bersama Dindukcapil Nabire Gelar aksi Pelayanan Adminduk Gratis

Dindukcapil Provinsi Papua Tengah bersama Dindukcapil Nabire Gelar aksi Pelayanan Adminduk Gratis

8 Agustus 2026
Enam Tahun Tanpa Kejelasan Sertifikat Tanah, Kuasa Hukum Satriyani Siapkan Laporan ke Polda Papua

Enam Tahun Tanpa Kejelasan Sertifikat Tanah, Kuasa Hukum Satriyani Siapkan Laporan ke Polda Papua

8 Agustus 2026
Keluarga Tabuni Gelar Ibadah Syukuran dan Pemberian Nama Milka Lani

Keluarga Tabuni Gelar Ibadah Syukuran dan Pemberian Nama Milka Lani

7 Agustus 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In