SUPIORI, TABLOID PAPUA BARU.COM – Bupati Supiori Heronimus Mansoben, S.IP., M.Si., terpilih sebagai Ketua Definitif Forum Generasi Muda (FGM) Kabupaten Supiori dalam Musyawarah Cabang (Muscab) perdana yang berlangsung di Kabupaten Supiori, Provinsi Papua.
Penetapan Heronimus sebagai ketua definitif dilakukan secara langsung dalam forum musyawarah tersebut. Usai terpilih, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FGM serta panitia penyelenggara yang telah bekerja menyukseskan pelaksanaan Muscab perdana tersebut.

Heronimus menegaskan, FGM merupakan wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda, khususnya pemuda Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, yang berada dalam lingkup pelayanan Sinode GKI di Tanah Papua.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan sekadar sebuah jabatan, melainkan amanah dan tanggung jawab besar untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan gereja dan masyarakat.

“Sebagai anak muda GKI, saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bagi saya, jabatan ketua bukanlah tanggung jawab pribadi semata, tetapi bagaimana saya mengimplementasikan amanah ini bagi seluruh generasi muda yang ada di Kabupaten Supiori,” ungkap Heronimus Mansoben kepada Media ini di Supiori Rabu (7/9/2026)
Ia mengakui bahwa tanggung jawab sebagai ketua definitif bukanlah hal yang ringan. Namun, dengan semangat pelayanan dan komitmen sebagai bagian dari generasi muda GKI, dirinya siap menjalankan tugas tersebut demi kemajuan organisasi dan pemberdayaan pemuda di daerahnya.
Heronimus juga mengajak seluruh jajaran FGM di berbagai kabupaten dan wilayah pelayanan GKI di Tanah Papua untuk memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, serta mengembangkan kolaborasi dengan organisasi kepemudaan (OKP) lainnya.
Menurutnya, sinergi antargenerasi muda menjadi salah satu kunci untuk memperkuat peran pemuda dalam pelayanan gereja sekaligus menjawab berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.
“Kita harus terus berkolaborasi dan bekerja sama untuk membangun kekuatan generasi muda, terutama dalam mendukung pelayanan Gereja GKI di Tanah Papua. Kita juga perlu membangun hubungan yang baik dengan pemuda dari denominasi gereja lain serta organisasi kepemudaan lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Heronimus menekankan pentingnya menjadikan toleransi antarumat beragama sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun kehidupan masyarakat Papua yang damai, harmonis, dan saling menghormati.
Ia berharap FGM tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya pemuda gereja, tetapi juga mampu mengambil bagian secara aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Papua.
Dengan kepemimpinan baru di Kabupaten Supiori, Heronimus berharap FGM semakin solid dan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, memiliki semangat pelayanan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan gereja dan masyarakat di Tanah Papua.**





