• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home DAERAH

Bupati Mathius : Penerapan Muatan Lokal Dan Atribut Adat Di Sekolah Adalah Implementasi Otsus

by
8 Agustus 2022
in DAERAH
0
Bupati Mathius : Penerapan Muatan Lokal Dan Atribut Adat Di Sekolah Adalah Implementasi Otsus

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E,.M.Si saat melaunching Atribut Adat (Topi dan Noken) Muatan Lokal Bahasa Ibu pada Sekolah SD Negeri Inpres Abeale 1 dan SD Negeri Inpres Abeale 2 Sentani, Jumat (5/8)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SENTANI, papuabaru.com,- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E,.M.Si mengatakan penerapan muatan lokal bahasa ibu dan penggunaan atribut adat (topi dan noken) di sekolah merupakan salah satu warna otonomi khusus (otsus) yang diimplementasikan di dunia pendidikan di tanah papua.

Hal tersebut disampaikan dihadapan ratusan siswa, guru, dan stakeholder terkait pada saat melaunching Atribut Adat (Topi dan Noken) Muatan Lokal Bahasa Ibu pada Sekolah SD Negeri Inpres Abeale 1 dan SD Negeri Inpres Abeale 2 Sentani Tahun 2022, Jumat (5/8).

“Penerapan muatan lokal dan atribut adat di sekolah ini merupakan warna dari pada otonomi khusus itu sendiri, disini peran pendidik nampak, untuk bagaimana mencerdaskan peserta didik supaya wawasannya lebih luas untuk bisa mempertahankan jati dirinya,” ujar Bupati Mathius dalam sambutan sesaat sebelum melaunching muatan lokal dan atribut adat di SD Abeale 1 dan Abeale 2.

Untuk itu, Bupati MA memberikan apresiasi kepada guru-guru di  SD Negeri Inpres Abeale 1 dan SD Negeri Inpres Abeale 2 Sentani, juga guru-guru yang hadir dari berbagai sekolah, Balai bahasa yang hadir dan juga NGO di Kabupaten Jayapura, Direktur sekolah adat, Dinas pendidikan yang  terus memberikan perhatian untuk sekolah-sekolah yang bisa berkarakter papua.

Pendidikan kata Bupati MA, tidak hanya diandalkan didalam kelas dan juga di dalam ruangan, pendidikan juga tidak bisa dibatasi dalam ruang yang terbatas oleh sekat-sekat apapun. Seiring dengan gerakan bersama mengenai merdeka belajar, maka sudah tentu butuh kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Launching Atribut Adat (Topi dan Noken) Muatan Lokal tersebut menurut bupati Mathius merupakan sejarah baru di kabupaten Jayapura oleh pendidik yang telah memulai memberikan wawasan baru kepada peserta didik  bahwa jati diri atau kebudayaan kita adalah dasar untuk membangun sikap dan perilaku untuk waktu-waktu yang akan datang.

“Hari ini kita sedang membuka wawasan baru bagi anak-anak sekolah , dan sekolah-sekolah di papua, lembaga apapupun kita harus sadari bahwa kita ada di era otonomi khusus, 20 tahun kita sudah lalui sekarang kita menyongsong 20 tahun lagi kedepan. Otsus isinya mengenai proteksi dan keberpihakan pemberdayaan orang papua berdasarkan jati dirinya,” imbuhnya.

 Oleh karena itu, apa yang diwujudkan lewat Launching Atribut Adat (Topi dan Noken) Muatan Lokal Bahasa Ibu pada Sekolah SD Negeri Inpres Abeale 1 dan SD Negeri Inpres Abeale 2 Sentani ini memberi kesan dan warna dari pada otonmi khusus itu sendiri.

“Sekarang orang hanya bicara otsus dimana-mana, tetapi isinya tidak diwujudkan dalam praktek kehidupan sehari-hari, untuk itu kegiatan hari ini merupakan bagian kita memberi warna otsus ini terus kita gemakan ke sekolah-sekolah lainnya lagi,” katanya.

Pemerintrah dan masyaerakat adat di seluruh Indonesia juga telah memberikan tempat untuk Bulan Oktober ini akan menunjukan dalam Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI yang mana Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah itu juga terjadi dalam suatu warna  suasana otsus.

“Dari SD Abeale ini kita akan terus kembangkan di sekolah-sekolah yang lainnya bagaimana kita akan terus kembangkan lagi ke sekolah-sekolah yang lainnya, bagaimana suasan ini terus ada di lingkungan sekolah-sekolah kita di semua tingkatan. Ada hari-hari  tertentu yang harus kita canagkan untuk suasana bahwa kita mencintai budaya dan adat kita,” cetusnya.

Kabupaten Jayapura sudah memulai ini dengan adanya kampung-kampung adat, muncul lagi sekolah-sekolah adat, sehingga diharapkan muatan lokal di sekolah-sekolah menjadi keharusan dan terus dikembangkan agar nampak suasana dimana orang bisa belajar dan berbicara dalam bahasa ibu.

“Hal ini menjadi target-target kita kedepan, dan proses ini sudah berjalan dan kita akan terus rapikan sehingga betul-betul menjadi model tidak saja di Kabupaten Jayapura tetapi model di tanah papua,” pungkasnya.

Bupati juga mengatakan ada berbagai kabupaten/kota kini terus datang ke Kabupaten Jayapura melihat kampung adat, sekolah adat untuk dijadikan acuan, sehingga semua hal yang berkaitan dengan implementasi Otsus di kabupaten Jayapura menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memberikan kontribusi perbaikan-perbaikan kedepan, baik dilingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. (AA)*

Previous Post

Penyerahan Medali Kepada 18 Cabor Resmi dilakukan oleh Ketua PORKAB 2 Jayapura

Next Post

Tokoh Adat Yanto Eluay Apresiasi  Lepas Sambut Danlanud Silas Papare yang Digagas KKSS Kab. Jayapura

Next Post
Tokoh Adat Yanto Eluay Apresiasi  Lepas Sambut Danlanud Silas Papare yang Digagas KKSS Kab. Jayapura

Tokoh Adat Yanto Eluay Apresiasi  Lepas Sambut Danlanud Silas Papare yang Digagas KKSS Kab. Jayapura

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

22 April 2026
Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

22 April 2026
Pemkot Jayapura Rayakan Hari Kartini ke-147, Dorong Perempuan Melek Digital dan Berdaya Saing

Pemkot Jayapura Rayakan Hari Kartini ke-147, Dorong Perempuan Melek Digital dan Berdaya Saing

21 April 2026
Lakukan Site Visit, General Manager PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Keandalan Infrastruktur di Maluku

Lakukan Site Visit, General Manager PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Keandalan Infrastruktur di Maluku

21 April 2026

Recent News

Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

Sinkronisasi PSN hingga Kampung, Pemkot Jayapura Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat

22 April 2026
Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

Dari Pesisir Halmahera, Harapan Burung Mamoa Tumbuh Bersama Masyarakat dan PLN

22 April 2026
Pemkot Jayapura Rayakan Hari Kartini ke-147, Dorong Perempuan Melek Digital dan Berdaya Saing

Pemkot Jayapura Rayakan Hari Kartini ke-147, Dorong Perempuan Melek Digital dan Berdaya Saing

21 April 2026
Lakukan Site Visit, General Manager PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Keandalan Infrastruktur di Maluku

Lakukan Site Visit, General Manager PLN UIP MPA Perkuat Komitmen Keandalan Infrastruktur di Maluku

21 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In