JAYAPURA- tabloidpapuabaru.com, – Ketua Dewan Adat Papua wilayah Manta Tabi, Yakonias Wabrar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepemimpinan Bupati Keerom Piter Gusbager dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Kabupaten Keerom.
Ia menilai tema pembangunan yang diusung, yakni membangun daerah dalam takut akan Tuhan, mencerminkan fondasi moral dan spiritual yang kuat dalam membangun daerah menuju kemajuan.
Dalam keterangannya, kepada media tabloidpapuabaru, Yakoneos menegaskan bahwa kepemimpinan yang ditunjukkan Bupati Keerom tidak hanya sebatas seremoni, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh masyarakat.
Salah satu yang mendapat sorotan adalah pemberian penghargaan dan insentif kepada para purnabakti TNI, Polri, serta ASN yang telah berjasa membangun daerah Keerom.
Menurutnya, penghormatan kepada para pendahulu merupakan bentuk pengakuan atas sejarah perjuangan yang menjadi fondasi pembangunan saat ini.
Selain itu, pemerintah daerah juga menunjukkan komitmen dalam peningkatan sumber daya manusia melalui pengumuman kelulusan lebih dari 200 putra-putri daerah sebagai calon ASN, dengan 33 orang resmi diangkat.
Tidak hanya itu, perhatian terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui pemberian tabungan awal bagi anak-anak usia dini sebagai investasi masa depan. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun generasi unggul sejak dini.
Yakonias juga mengapresiasi kebijakan pemberian insentif kepada para pengurus Dewan Adat dan tokoh adat di Keerom sebesar Rp700 ribu per bulan yang dibayarkan secara triwulan. Ia menegaskan bahwa nilai tersebut bukan semata soal nominal, melainkan bentuk penghargaan terhadap peran adat dalam menjaga nilai dan identitas masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kepala daerah di wilayah Tanah Tabi, untuk meneladani pola kepemimpinan yang berpihak pada rakyat dan menghargai kearifan lokal.
Menurutnya, jika seluruh pemimpin daerah mampu bekerja dengan semangat yang sama, maka Tanah Tabi akan menjadi wilayah yang kuat, maju, dan tetap menjunjung tinggi nilai kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum HUT Kabupaten Keerom ke-23, lanjutnya, harus dimaknai tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajang refleksi atas capaian pembangunan dan komitmen untuk terus bekerja nyata demi kesejahteraan masyarakat.






