BIAK. tabloidpapuabaru.com,- Aktivis Papua yang juga Alumni Sekolah Anti Korupsi. (Indonesia Corruption Watch) ICW Angkatan 2017, Jhon Nehemia Mandibo Mendesak Presiden Prabowo agar segerah Copot Jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Karena dinilai tidak mampu melindungi alam Papua Raja Ampat serta diduga ikut sekongkol mengeluarkan ijin operasi perusahaan tambang Nikel di wilayah Raja Ampat.
Jhon menyebutkan , Papua sendiri Merupakan Daerah Otonomi Khusus yang mempunyai kewenangan yang diberikan oleh negara kesatuan Republik Indonesia untuk menentukan Nasibnya dalam bingkai NKRI kami minta Roh dari Otsus dikembalikan agar menghidupkan Rakyat Papua.
Sangat Jelas bahwa Pemberian izin Tambang Nikel dan izin lain-lain Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat di Jakarta.
Hal ini menyebabkan Pemerintah Daerah (Pemda) kesulitan melakukan Intervensi terhadap Tambang dan berbagai Perusahaan yang masuk di Tanah Papua, yang di duga merusak dan mencemari hutan serta ekosistem yang ada di wilayah itu.
Untuk itu dengan tenas Mantan anggota DPRD Biak ini menegaskan bahwa, Siapa pun dia Pemilik IUP Mau BUMN atau Swasta Tidak Perlu Menteri Bahli lakukan Evaluasi.
“Kami tegaskan Hutan dan Alam Papua sudah Rusak. kami mendesak Presiden Prabowo Copot Jabatan Menteri Bahlil Lahadalia dari Jabatannya sebagai Menteri,” tutupnya.***






