BIAK.tabloidpapuabaru.com,–
Konferensi Daerah II Kamar Adat Papua (KAP) Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua berlangsung di Biak berjalan dengan aman dan lancar. Kegiatan Konferda II di buka oleh Dewan Adat Byak, Pimpinan Lembaga Kultur Kain-kain karkara Byak Apollos Sroyer .
Dalam pantauan media on-line ini dari jumlah pemilih 104 orang Nehemia Jemy Randongkir memperoleh 77 suara sementara Yohanis M. Rumaropen memperoleh 27 suara. Dengan demikian Suara terbanyak di raih oleh Nehemia Jemy Randongkir dan berhak menjabat Ketua.
Setelah pemilihan berakhir, Dewan Adat Biak Kain-kain karkara Byak ( KKB) selaku Dewan Kehormatan dan para mananwir melakukan Sabsiber atau pengukuhan kepada Ketua terpilih sdr Nehemia Jemy. Randongkir atau Jeran dengan diiringi tarian wor adat Byak yang ditandai dengan menyerahkan sebuah parang yang diumpamakan untuk membuat kebun serta di kalungkan sebuah noken bertanda hasil kebunnya diisi di dalam noken tersebut untuk memberi makan kawasannya atau orang biak yang ada di dusun, kampung hingga ke kota sesuai Thema dan sub Thema yaitu “Membangun ekonomi mulai dari dusun, menata pembangunan mulai dari kampung hingga ke kota.”

Pada kesempatan itu saat diwawancarai, Randongkir Jemy berjanji akan melanjutkan apa yang sudah di lakukan oleh mantan ketua lama sdr Frans G.Somnof sesuai visi besar KAPP mencari yang tidak dicari dan mendata yang tidak terdata.
“perlu di ketahui bahwa pada periode sebelumnya Nehemia Jemy Randongkir atau biasa di sapa dengan panggilan Jeran, merupakan Sekretaris KAPP , yang sekarang sudah menjabat ketua.
Dia berterima kasih kepada para pendukung yang sudah memilihnya dan akan terus berjuang dan berkarya bagi anggota pada khususnya dan masyarakat Biak Numfor pada umumnya.”pintanya,
Iapun berharap sebagai mitra kerjanya pemerintah maka adanya dukungan penuh untuk bersama-sama membangun Biak ke depan nya di awal pimpinan Bupati terpilih 2024-2030 Markus O. Mansnembra dan Jimy Carter.Kapisa Rumbarar 5 tahun berjalan.

Kamar adat pengusaha Papua yang biasanya di singkat KAPP merupakan wadah organisasi pengusaha anak adat Papua yang bergerak di bidang usaha,berdasarkan kesamaan tujuan,visi dan misi organisasi.
Terbentuknya KAPP untuk melakukan pembinaan dan penguatan ekonomi produktif yang berbasis kerakyatan melalui wadah pembentukan koperasi KAPP. Bentuk organisasi KAPP sendiri adalah berbentuk perhimpunan yang mempunyai pengurus pusat yang berkedudukan di Jayapura dan Pengurus daerah yang berkedudukan di Kabupaten/Kota dan pengurus cabang yang berkedudukan di tingkat Distrik.

Sifat dari organisasi ini sendiri merupakan organisasi yang bersifat mandiri, independen dan nirlaba.
sedangkan fungsinya, sebagai komunikasi dan konsultasi antar anggota dan pemerintah,antar anggota dan masyarakat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan usaha-usaha yang di jalankan sebagai wadah yang menghimpun, melindungi,membina dan memberdayakan anggota untuk mencapai tujuan bersama sebagai wadah yang memperjuangkan aspirasi pengusaha anak adat Papua.
Konferensi Daerah atau KONFERDA adalah pemegang kekuasaan tertinggi organisasi di tingkat daerah (Kabupaten/kota).
Tugas Konferda adalah:
1). Menyusun dan menetapkan program kerja serta anggaran pendapatan dan belanja organisasi
2). Memberikan keputusan terhadap permasalahan organisasi dan masalah-masalah penting lainnya.
3). Memberikan penilaian dan keputusan terhadap pertanggung jawaban badan pengurus KAPP Papua.
4). Mengangkat dan menetapkan penasehat dan Dewan Pertimbangan KAPP di tingkat daerah.
5). Memilih Badan pengurus Daerah KAPP ke pengurus KAPP Daerah Kabupaten Biak Numfor periode 2020-2025 akan berakhir,maka di tuntut untuk di laksanakan Konferda Kabupaten Biak Numfor.
Maksud dan tujuan Konferda Kabupaten Biak Numfor tahun 2025 adalah
1). Menyusun dan menetapkan garis-garis besar program kerja organisasi 2025-2030
2). Memberikan penilaian dan keputusan terhadap pertanggung jawaban badan pengurus daerah KAPP Kabupaten Biak Numfor periode 2020-2025.
3). Memilih badan pengurus daerah KAPP Kabupaten Biak Numfor periode tahun 2025-2030.
Sementara itu di sela-sela akhir dari Konferda KAPP Kabupaten Biak Numfor di gedung yasokabi, Maikel korwa (mananwir) ER korwa sekaligus mananwir bar 17 marga di wilayah Adat SORIDO-KBS mengatakan, lupakan KAPP yang kemarin dan mari melihat yang terpilih hari ini, tentunya saling merangkul sesama pengusaha dan harus mampu menyusun program-program yang selanjutnya di sodorkan kepada pemerintah, tapi harus juga melihat ruang emosional antara KAPP dan pemerintah, jadi siapa yang terpilih hari ini tidak terlepas dari ikatan emosional dengan pemerintah,tapi juga KAPP tidak bisa mengharapkan proyek yang ada di Pemda tapi harus mampu bersaing untuk menciptakan lapangan kerja, atau membuka ruang bagi usaha -usaha masyarakat di tingkat bawah dusun dan kampung – kota bahkan hingga ke provinsi.
Pesan dari adat kiranya KAPP bisa merangkul semua pengusaha muda, OAP hingga ke penjual pinang, ojek dan lain sebagainya agar dapat menciptakan lapangan kerja. (hwk)**






