SUPIORI-tabloidpapuabaru.com,- Mengawali 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Supiori telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan. Khusus dalam rangka memasuki hari besar keagamaan nasional serta pengendalian inflasi daerah di kabupaten supiori maka, Bupati Kabupaten Supiori Heronimus Mansoben secara resmi membuka Pasar Pangan Murah untuk membantu masyarakat Supiori.
Hal tersebut dilakukan berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri RI nomor 500.2.5/378/ tahun 2025 tentang atensi atas pelaksanaan operasi pasar menjelang hari besar keagamaan nasional puasa Idul Fitri tahun 2025 kepada Gubernur Bupati Walikota seluruh Indonesia.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten supiori telah menjawab ketersediaan bahan pangan pokok untuk permintaan kebutuhan di masyarakat yang terus meningkat akibat berdampak pada lonjakan harga yang tinggi dan membebani serta mengakibatkan kurangnya daya beli masyarakat.
Bupati Heronimus menjelaskan bahwa Pemerintah kabupaten supiori setiap tahunnya menggelar pasar pangan murah atau pasar murah tujuannya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.
Kehadiran pasar modal ini harganya relatif lebih murah dibanding harga di pasaran umum karena adanya subsidi dari pemerintah untuk itu masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi hendaknya dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik dan berbelanja lah sesuai dengan kebutuhan.

“dari pelaksanaan pasar murah ini untuk mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat dalam setiap memasuki hari besar keagamaan seperti di bulan Ramadan ini, kegiatan ini juga merupakan salah satu langkah pemerintah Kabupaten dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah pusat guna menjaga ketersediaan pasokan terjangkaunya harga pangan daya beli masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah,” terang Bupati.
Lebih Jauh Bupati Herenimus menyebutkan bahwa Pasar murah merupakan salah satu strategi penanganan dampak inflasi yang sedang melanda ekonomi Indonesia. “selaku kepala daerah kami memberikan arahan dan petunjuk kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten supiori dan Dinas Pertanian ketahanan pangan dengan koordinasi yang baik dari tim pengendalian inflasi daerah TPID kabupaten Supiori mengambil langkah untuk melakukan pasar pangan murah dengan bekerja sama dengan Bulog Biak dan kantor Pos Supiori,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Supiori juga telah melakukan gerakan percepatan tanam padi yang adalah program ketahanan pangan nasional lahan kering serentak seluruh 5 hektar.
“untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturahmi dan keamanan di lingkungan masing-masing kami minta untuk masyarakat tetap dan terus menjaga suasana yang lebih kondusif,” harap bupati akhiri sambutannya. **






