• TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Papua Baru
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • GKI DI TANAH PAPUA
  • POLHUKRIM
  • DAERAH
  • BUDAYA
  • EKONOMI
No Result
View All Result
Papua Baru
No Result
View All Result
Home PAPUA

Gelar Reses, Alberth Meraudje Tampung Aspirasi Warga Soal Infrastruktur Kesehatan hingga Pendidikan

by admin papua baru
13 Februari 2025
in PAPUA
0
Gelar Reses, Alberth Meraudje Tampung Aspirasi Warga Soal Infrastruktur Kesehatan hingga Pendidikan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA.tabloidpapuabaru.com- Anggota DPR Papua sekaligus Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje melakukan reses Penjaringan Aspirasi Masyarakat setempat terkait berbagai permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari, terutama menyangkut infrastruktur, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.

Kegiatan ini berlangsung di Kampung Yoka Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada Selasa (11/2/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Albert Meraudje didampingi oleh beberapa rekan dari Fraksi NasDem DPR Kota Jayapura, antara lain Pares Lood Wenda (Wakil Ketua Komisi C) dan Novel Azriel Krey, serta Barend Bartolomeus Taniauw dari Fraksi PKB.

Dalam reses tersebut, Albert Meraudje dan beberapa rekan disambut antusias oleh masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi langsung.

“Hari ini kita reses dari DPR Provinsi Papua saya dari Fraksi Nasdem sebagai anggota di komisi 4 saya punya Dapil adalah dapil 1, dapil 1 itu mencakup distrik Muara Tami, distrik Abepura, dan distrik Heram, Jadi kita mulai dari distrik Heram tepatnya di kampung Yoka dan waena,”ucap Albert kepada awak media.

Pada kesempatan itu juga, Albert dan teman teman membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait kondisi di wilayah mereka.

“Kenapa kita harus gabung dalam reses ini dengan teman teman lain salah satunya yaitu karena menghemat anggaran, kita reses dari yang awalnya 14 hari menjadi 7 hari saja, begitu juga dengan kota sehingga anggaran yang terbatas ini mari kita gabung dengan teman-teman yang ada di kota DPR Kota karena ini termasuk wilayah kota juga,”ungkapnya

Merauje mengungkapkan, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kebutuhan dasar seperti air bersih, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

“Masyarakat memiliki sumber air, tetapi mereka tidak memiliki akses ke air bersih. Mereka harus membeli air, padahal ini adalah kebutuhan dasar,” ungkap Meraudje.

Selain itu, masyarakat juga meminta layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik, termasuk pengembangan Puskesmas Yoka menjadi Puskesmas rawat inap.

Namun mengenai program makanan gratis, Meraudje menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan.

“Kami tidak menolak makanan gratis, tetapi kami menyarankan agar pemerintah memberikan bibit tanaman dan pupuk kepada masyarakat. Dengan begitu, mereka bisa menanam sayuran seperti sawi, kangkung, dan tomat di halaman rumah mereka. Ini lebih efisien dan mendorong kemandirian,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, masyarakat meminta pembangunan lantai 2 di sekolah yang ada karena kapasitasnya sudah tidak mencukupi.

“Masalah guru juga menjadi perhatian. Bagaimana bisa di kota masih kekurangan guru? Ini perlu dicari solusinya,” tambah Meraudje.

Infrastruktur juga menjadi aspirasi utama. Masyarakat meminta perbaikan jalan yang menghubungkan ke daerah perkebunan.

“Jalan sepanjang 3 kilometer sudah dibuka dengan dana kampung, tetapi mereka meminta bantuan pemerintah untuk mengaspal jalan tersebut agar bisa digunakan dengan baik,” kata Meraudje.

Selain itu, masyarakat juga meminta pelebaran jalan provinsi yang ada di Kampung Yoka.

“Saya minta masyarakat untuk membebaskan 2 meter di kiri dan kanan jalan tanpa menuntut ganti rugi, agar pemerintah bisa melebarkan jalan tersebut,” jelasnya.

Permintaan lain yang disampaikan masyarakat adalah pembangunan talud di sepanjang danau untuk mencegah longsor, serta penyaringan limbah yang masuk ke danau dari sungai di Waena dan Yoka.

“Kita akan prioritaskan daerah yang paling membutuhkan karena anggaran terbatas,” kata Meraudje.

Masyarakat juga meminta perhatian terhadap Posyandu yang sering berpindah-pindah dan kekurangan perlengkapan seperti meja timbang bayi.

“Kami akan sampaikan hal ini kepada pemerintah kota,” ujar Meraudje.

Selain itu, Meraudje menyampaikan bahwa, masyarakat meminta bantuan untuk membangun pondok-pondok jualan di pinggir jalan agar bisa digunakan oleh para pedagang kecil serta meminta perlindungan terhadap produk lokal seperti pinang dan sagu.

“Ini sudah sering kita angkat, dan perlu ada regulasi yang jelas untuk melindungi produk lokal,” katanya.

Albert Meraudje juga menegaskan pentingnya fokus pada kebutuhan dasar masyarakat agar program pemerintah dapat menyentuh langsung.

“Pendidikan, kesehatan, dan makanan adalah hak dasar yang harus diprioritaskan. Kita harus memastikan bahwa semua program pemerintah menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama yang ekonominya lemah,” tegas Meraudje.

Tak hanya itu, Meraudje juga menyoroti pentingnya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendanai program-program tersebut.

“Dengan PAD yang baik, kita bisa memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran pusat,”tutupnya (YY)

Previous Post

DPRK Mamberamo Raya Gelar Rapat Paripurna Pengumuman dan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Next Post

Tinjau Pembangunan Jalan Pasir II – Ormu, Anggota DPR Papua Soroti Beberapa Masalah Teknis yang Ditemui di Lokasi Pembangunan

admin papua baru

Next Post
Tinjau Pembangunan Jalan Pasir II – Ormu, Anggota DPR Papua Soroti Beberapa Masalah Teknis yang Ditemui di Lokasi Pembangunan

Tinjau Pembangunan Jalan Pasir II - Ormu, Anggota DPR Papua Soroti Beberapa Masalah Teknis yang Ditemui di Lokasi Pembangunan

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

17 April 2026
Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

17 April 2026
Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

17 April 2026
DPD RI Tinjau GI Manokwari 60 MVA, Perkuat Sinergi Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan Papua Barat

DPD RI Tinjau GI Manokwari 60 MVA, Perkuat Sinergi Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan Papua Barat

17 April 2026

Recent News

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

Dorong Kemandirian Pangan, PLN UIP MPA Berdayakan Petani Papua Lewat Program Electrifying Agriculture

17 April 2026
Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

17 April 2026
Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

Sinergi PLN UIP MPA dan DPD RI Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan

17 April 2026
DPD RI Tinjau GI Manokwari 60 MVA, Perkuat Sinergi Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan Papua Barat

DPD RI Tinjau GI Manokwari 60 MVA, Perkuat Sinergi Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan Papua Barat

17 April 2026
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI
tabloidpapuabaru.com

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA
  • JAYAPURA
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • EKONOMI

© TABLOID PAPUA BARU | 2020

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In